Desainer fashion Bety Tan (tengah) melakukan proses pembuatan alat pelindung diri (APD) medis standar WHO, di Rumah Desain SkyGow, Purwokerto, Banyumas, Jateng. Bety Tan mengubah rumah desain miliknya menjadi tempat produksi baju hazmat dan masker standar medis yang didistribusikan gratis ke 15 RS untuk membantu memenuhi kebutuhan APD bagi tenaga medis yang menangani wabah covid-19. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Desainer fashion Bety Tan (tengah) melakukan proses pembuatan alat pelindung diri (APD) medis standar WHO, di Rumah Desain SkyGow, Purwokerto, Banyumas, Jateng. Bety Tan mengubah rumah desain miliknya menjadi tempat produksi baju hazmat dan masker standar medis yang didistribusikan gratis ke 15 RS untuk membantu memenuhi kebutuhan APD bagi tenaga medis yang menangani wabah covid-19. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Peserta pelatihan balai latihan kerja (BLK) memproduksi APD sesuai dengan standar keamanan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di BLK Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, Jawa Tengah. Pemkot Semarang menargetkan dapat memproduksi 100 unit baju pelindung tenaga medis per hari dengan total target 5.000 unit untuk didistribusikan secara gratis ke sejumlah rumah sakit yang menangani kasus virus Corona (covid-19) di Kota Semarang. ANTARA FOTO/Aji Styawan
Peserta pelatihan balai latihan kerja (BLK) memproduksi APD sesuai dengan standar keamanan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di BLK Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, Jawa Tengah. Pemkot Semarang menargetkan dapat memproduksi 100 unit baju pelindung tenaga medis per hari dengan total target 5.000 unit untuk didistribusikan secara gratis ke sejumlah rumah sakit yang menangani kasus virus Corona (covid-19) di Kota Semarang. ANTARA FOTO/Aji Styawan
Pekerja membuat pelindung wajah di Ngendegan, Pandes, Wedi, Klaten, Jawa Tengah. Pembuatan APD untuk melindungi wajah (face shield) yang terbuat dari bahan mika, karet ban, dan kancing klip tersebut dapat digunakan sebagai APD alternatif bagi tim kesehatan dalam penanganan covid-19 yang dibagikan secara gratis kesejumlah rumah sakit di Yogyakarta, Solo, Klaten, Semarang, lantaran kekurangan APD saat penanganan pasien. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Pekerja membuat pelindung wajah di Ngendegan, Pandes, Wedi, Klaten, Jawa Tengah. Pembuatan APD untuk melindungi wajah (face shield) yang terbuat dari bahan mika, karet ban, dan kancing klip tersebut dapat digunakan sebagai APD alternatif bagi tim kesehatan dalam penanganan covid-19 yang dibagikan secara gratis kesejumlah rumah sakit di Yogyakarta, Solo, Klaten, Semarang, lantaran kekurangan APD saat penanganan pasien. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Relawan dari gerakan Nyalakan Cahaya membuat alat pelindung diri (APD) jenis face shield atau pelindung wajah di Solo, Jawa Tengah. Produk APD tersebut selanjutnya akan didistribusikan gratis ke sejumlah RS di Solo untuk membantu memenuhi kebutuhan APD bagi tenaga medis yang menangani wabah COVID-19. ANTARA FOTO/Maulana Surya
Relawan dari gerakan Nyalakan Cahaya membuat alat pelindung diri (APD) jenis face shield atau pelindung wajah di Solo, Jawa Tengah. Produk APD tersebut selanjutnya akan didistribusikan gratis ke sejumlah RS di Solo untuk membantu memenuhi kebutuhan APD bagi tenaga medis yang menangani wabah COVID-19. ANTARA FOTO/Maulana Surya

Sumbangan APD Gratis untuk Tenaga Medis

News Virus Korona
01 April 2020 19:15
Jakarta: Untuk memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang tengah menangani wabah virus korona (covid-19) warga beberapa daerah membuat dan menyumbangkannya secara gratis. 

Seperti yang dilakukan desainer fashion Bety Tan. Bety mengubah Rumah Desain SkyGow, di Purwokerto, Banyumas, Jateng, miliknya menjadi tempat produksi baju hazmat dan masker standar medis yang didistribusikan gratis ke 15 rumah sakit.

Sementara Pemkot Semarang menargetkan dapat memproduksi baju pelindung tenaga medis untuk didistribusikan secara gratis ke sejumlah RS yang menangani kasus covid-19) di Kota Semarang. 

Warga Kota Klaten juga tidak mau ketinggalan. Seorang warga di Ngendegan, Pandes, Wedi, Klaten, Jawa Tengah membuat APD alternatif bagi tim kesehatan dalam penanganan covid-19 yang dibagikan secara gratis ke sejumlah rumah sakit di Yogyakarta, Solo, Klaten, Semarang. ANTARA FOTO
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif