Hujan deras yang mengguyur wilayah Riau sejak Sabtu, 6 Maret 2021 hingga Minggu, 7 Maret 2021 pagi, berhasil membantu upaya pemadaman lebih dari 100 hektare kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil (GSK), Kabupaten Bengkalis, Riau.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Riau sejak Sabtu, 6 Maret 2021 hingga Minggu, 7 Maret 2021 pagi, berhasil membantu upaya pemadaman lebih dari 100 hektare kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil (GSK), Kabupaten Bengkalis, Riau.
Karhutla yang melanda kawasan hutan rawa gambut SM GSK yang merupakan zona inti cagar biosfer sudah berlangsung sekitar dua pekan. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengerahkan tim gabungan dan helikopter bom air dalam usaha untuk mempercepat pemadaman.
Karhutla yang melanda kawasan hutan rawa gambut SM GSK yang merupakan zona inti cagar biosfer sudah berlangsung sekitar dua pekan. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengerahkan tim gabungan dan helikopter bom air dalam usaha untuk mempercepat pemadaman.
"Kondisi hujan kemarin. Informasi saat ini, api telah padam dan lokasi tergenang di beberapa bagian," kata Kepala Humas BBKSDA Riau Dian Indriarti kepada Media Indonesia di Pekanbaru, Minggu.

Diguyur Hujan, Karhutla di Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil Padam

News kebakaran hutan kebakaran kebakaran lahan Kebakaran Lahan dan Hutan
07 Maret 2021 12:46
Bengkalis: Hujan deras yang mengguyur wilayah Riau sejak Sabtu, 6 Maret 2021 hingga Minggu, 7 Maret 2021 pagi, berhasil membantu upaya pemadaman lebih dari 100 hektare kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil (GSK), Kabupaten Bengkalis, Riau.

Karhutla yang melanda kawasan hutan rawa gambut SM GSK yang merupakan zona inti cagar biosfer sudah berlangsung sekitar dua pekan. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengerahkan tim gabungan dan helikopter bom air dalam usaha untuk mempercepat pemadaman.

"Kondisi hujan kemarin. Informasi saat ini, api telah padam dan lokasi tergenang di beberapa bagian," kata Kepala Humas BBKSDA Riau Dian Indriarti kepada Media Indonesia di Pekanbaru, Minggu.

Sebelumnya, pemadaman kebakaran hutan yang turut menghanguskan vegetasi kantong semar dan semak belukar di SM GSK masih terus dilakukan. Bantuan tenaga dan peralatan  terus berdatangan untuk upaya mempercepat pemadaman. Tim melakukan foto Drone terlebih dahulu sebelum pelaksanaan kegiatan untuk efektivitas penempatan personil pada lokasi kebakaran.

"Tim gabungan Balai Besar KSDA Riau, TNI, Polisi, Manggala Agni, MPA dan RPK PT. Arara Abadi terbagi dalam 4 Tim serta 1 tim koordinasi. Tim 1 terdiri dari RPK PT. Arara Abadi, TNI, Polisi, dan MPA melakukan pemadaman di sepanjang jalan Bagan Benio serta melakukan  pemadaman ke arah selatan. Dengan peralatan 3 mesin dengan 20 selang 2,5 inchi dan 60 selang 1,5 inchi," jelas Dian.

Ia mengungkapkan, Tim ke 2 dari  Balai Besar KSDA Riau melakukan pemadaman di lokasi bagian timur dengan peralatan mesin pompa air  Ministraiker 1 unit, dan 6 selang ukuran 1,5 inchi.

Adapun Tim ke 3 dari Balai Besar KSDA Riau melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi sepanjang kanal untuk mencegah api menyeberang kanal dengan menggunakan peralatan mesin pompa air ministraiker 1 unit dan 5 selang ukuran 1,5 inchi.

Selanjutnya, kata Dian, Tim 4 terdiri dari Balai Besar KSDA Riau dan RPK PT. Arara Abadi melakukan pemadaman pada lokasi yang berbatasan dengan lokasi tegakan dengan menggunakan peralatan  mesin pompa air 1 unit dan 41 selang.

"Sedangkan Tim kordinasi bertugas ke Desa Tasik Serai untuk melakukan sosialisasi, mengajak masyarakat berperan aktif dalam pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan serta menekankan agar ke depannya lebih waspada supaya tidak terjadi kebakaran hutan kembali," ujar Dian.

Ia menambahkan, pada Kamis, 4 Maret juga telah dilakukan water boombing sebanyak 3 kali. Ketika itu angin kencang dan cuaca cukup panas menjadi kendala utama yang menyulitkan pemadaman. Sedangkan pada Jumat, 5 Maret, tim melanjutkan pemadaman dengan tetap melakukan pemantauan drone terlebih dahulu. 

Selanjutnya Tim Manggala Agni DAOP Dumai dan Balai Besar KSDA Riau akan fokus pemadaman yang menggarah ke selatan lokasi 3, sedang Tim RPK PT. Arara Abadi, TNI, Polisi dan MPA akan melakukan pemadaman pada posisi awal yaitu lokasi 1 dan 2. Foto: BBKSDA Riau

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif