Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (kiri) memberi pengarahan kepada calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan dipulangkan ke daerah masing-masing, di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 17 April 2020.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (kiri) memberi pengarahan kepada calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan dipulangkan ke daerah masing-masing, di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 17 April 2020.
Kementerian Ketenagakerjaan memfasilitasi pemulangan 101 calon TKI yang belum bisa berangkat ke luar negeri ke kampung halamannya akibat pandemi global virus korona covid-19.
Kementerian Ketenagakerjaan memfasilitasi pemulangan 101 calon TKI yang belum bisa berangkat ke luar negeri ke kampung halamannya akibat pandemi global virus korona covid-19.

Kemnaker Pulangkan Ratusan Calon TKI yang Gagal Berangkat

News tki
17 April 2020 20:34
Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulangkan 101 calon pekerja migran (CPMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) yang gagal bekerja ke luar negeri karena pandemi virus korona (covid-19). Hal itu merespons permintaan mereka agar segera dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

"Pemerintah memiliki komitmen yang kuat untuk melindungi seluruh pekerja migran Indonesia (PMI) dengan melakukan penghentian sementara penempatan PMI," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah ketika secara simbolis melepas kepulangan para CPMI itu di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 17 April 2020.

Sebelumnya, Menaker Ida melakukan inspeksi mendadak di sebuah perusahaan penempatan pekerja migran sebagai bentuk respons cepat pemerintah atas permintaan CPMI agar bisa segera dipulangkan ke daerah asal.

Terdapat 101 CPMI yang dipulangkan dari 433 CPMI yang gagal berangkat ke luar negeri karena merebaknya wabah covid-19 di seluruh dunia.

CPMI yang dipulangkan itu sudah melalui protokol kesehatan yang ketat dan dihimbau untuk melakukan karantina mandiri setibanya di daerah asal masing-masing.

Bagi mereka yang pulang Menaker Ida juga mengingatkan untuk mendaftar Kartu Prakerja demi mendapatkan pelatihan untuk memiliki tambahan kemampuan dan kompetensi serta mendapatkan insentif.

Kemnaker telah melakukan penghentian sementara pengiriman PMI sebagai bentuk upaya perlindungan dan menekan angka penyebaran covid-19. Menaker menegaskan bahwa penghentian penempatan itu akan berakhir apabila kondisi Indonesia dan negara penempatan PMI sudah kembali normal. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif