Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy dituntut 4 tahun dan denda Rp 150 juta subsider 3 bulan kurungan.
Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy dituntut 4 tahun dan denda Rp 150 juta subsider 3 bulan kurungan.
Jaksa pada KPK mengatakan Ending memberi suap kepada sejumlah pejabat Kemenpora ditujukan untuk mempercepat proses pencairan dana hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora. Perbuatan Ending disebut jaksa bersama-sama dengan Johnny E Awuy selaku Bendahara KONI.
Jaksa pada KPK mengatakan Ending memberi suap kepada sejumlah pejabat Kemenpora ditujukan untuk mempercepat proses pencairan dana hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora. Perbuatan Ending disebut jaksa bersama-sama dengan Johnny E Awuy selaku Bendahara KONI.
Adapun Johnny juga dituntut bersamaan dengan Ending, yakni dengan tuntutan 2 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.
Adapun Johnny juga dituntut bersamaan dengan Ending, yakni dengan tuntutan 2 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.
Bendahara KONI Johny E Awuy (tengah) berfoto bersama dengan penasihat hukum seusai sidang lanjutan di di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.
Bendahara KONI Johny E Awuy (tengah) berfoto bersama dengan penasihat hukum seusai sidang lanjutan di di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Sekjen KONI Dituntut 4 Tahun Penjara

News kasus suap
09 Mei 2019 20:09
Jakarta: Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (Sekjen KONI) Ending Fuad Hamidy dituntut 4 tahun dan denda Rp 150 juta subsider 3 bulan kurungan, Kamis, 9 Mei 2019. Ia diyakini jaksa memberikan suap kepada sejumlah pejabat di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). MI/Susanto
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif