Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh saat dihadirkan dalam konferensi pers di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta.
Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh saat dihadirkan dalam konferensi pers di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta.
Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh (kanan) menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta.
Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh (kanan) menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta.
Budiman Saleh ditahan atas kasus dugaan korupsi kegiatan penjualan dan pemasaran saat menjabat sebagai Direktur Aerostructure (2007-2010), Direktur Aircraft Integration (2010-2012) dan Direktur Niaga dan Restrukturisasi (2012-2017) di PT Dirgantara Indonesia (PT DI).
Budiman Saleh ditahan atas kasus dugaan korupsi kegiatan penjualan dan pemasaran saat menjabat sebagai Direktur Aerostructure (2007-2010), Direktur Aircraft Integration (2010-2012) dan Direktur Niaga dan Restrukturisasi (2012-2017) di PT Dirgantara Indonesia (PT DI).
Budiman langsung ditahan setelah diperiksa sebagai tersangka. Ia dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) yang berada di belakang Gedung Merah Putih KPK, Kavling K4, Jakarta Selatan, untuk masa penahanan pertamanya selama 20 hari ke depan.
Budiman langsung ditahan setelah diperiksa sebagai tersangka. Ia dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) yang berada di belakang Gedung Merah Putih KPK, Kavling K4, Jakarta Selatan, untuk masa penahanan pertamanya selama 20 hari ke depan.

Kasus Korupsi PTDI, Dirut PT PAL Indonesia Budiman Saleh Ditahan

News kasus korupsi
22 Oktober 2020 17:39
Jakarta: KPK mengembangkan kasus korupsi penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Tahun 2007-2017. 

Dalam pengembangan kasus ini KPK menetapkan Direktur Utama (Dirut) PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh sebagai tersangka baru, 

Budiman langsung ditahan setelah diperiksa sebagai tersangka. Ia dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) yang berada di belakang Gedung Merah Putih KPK, Kavling K4, Jakarta Selatan, untuk masa penahanan pertamanya selama 20 hari ke depan.

Selain Budiman, dalam kasus ini KPK juga telah menetapkan mantan Direktur Utama PT DI Budi Santoso dan mantan Kepala Divisi Penjualan PT DI Irzal Rinaldi Zailani sebagai tersangka.

Berkas kasus Budi Santoso dan Irzal Rinaldi segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Senin, 19 Oktober 2020. Kasus korupsi di PT DI, kerugian negara mencapai Rp202 miliar dan 8,6 juta dolar Amerika Serikat. ANTARA Foto/Puspa Perwitasari

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif