Terdakwa kasus suap PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih saat mengikuti sidang dakwaan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta.
Terdakwa kasus suap PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih saat mengikuti sidang dakwaan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta.
Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR itu didakwa menerima suap sebesar Rp4,75 miliar serta gratifikasi sebesar Rp5,6 miliar dan 40 ribu Dollar Singapura terkait pengadaan proyek PLTU Riau-1.
Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR itu didakwa menerima suap sebesar Rp4,75 miliar serta gratifikasi sebesar Rp5,6 miliar dan 40 ribu Dollar Singapura terkait pengadaan proyek PLTU Riau-1.
Menurut jaksa KPK, uang tersebut kemudian digunakan Eni untuk mengongkosi biaya pemilihan kepala daerah suaminya Muhammad Al Khadziq yang menjadi calon bupati Temanggung.
Menurut jaksa KPK, uang tersebut kemudian digunakan Eni untuk mengongkosi biaya pemilihan kepala daerah suaminya Muhammad Al Khadziq yang menjadi calon bupati Temanggung.

Eni Saragih Didakwa Terima Gratifikasi SGD 40 Ribu dan Rp5,6 M

News kasus suap
29 November 2018 13:50
Jakarta: Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih  didakwa menerima suap Rp 4,7 miliar. Selain itu, Politisi Partai Golkar itu juga didakwa menerima gratifikasi Rp 5,6 miliar dan 40.000 dollar Singapura, Kamis, 29 November 2018. Antara Foto/Aprillio Akbar
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif