Warga mendapatkan perawatan menggunakan nebulizer dan oksigen untuk mengatasi gangguan pernapasan di tempat penampungan yang dikelola Koalisi Respons Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah (RAKAT), Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin, 26 Oktober 2026.
Warga mendapatkan perawatan menggunakan nebulizer dan oksigen untuk mengatasi gangguan pernapasan di tempat penampungan yang dikelola Koalisi Respons Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah (RAKAT), Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin, 26 Oktober 2026.
Lebih dari 11.000 orang di Palangkaraya dilaporkan telah mendapatkan perawatan akibat infeksi saluran pernapasan selama krisis kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung berbulan-bulan.
Lebih dari 11.000 orang di Palangkaraya dilaporkan telah mendapatkan perawatan akibat infeksi saluran pernapasan selama krisis kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung berbulan-bulan.
Dampak pencemaran udara akibat kabut asap juga meluas hingga ke negara-negara tetangga Indonesia.
Dampak pencemaran udara akibat kabut asap juga meluas hingga ke negara-negara tetangga Indonesia.

Warga Palangkaraya Jalani Perawatan Akibat Kabut Asap

27 Oktober 2026 17:06
Jakarta: Warga mendapatkan perawatan menggunakan nebulizer dan oksigen untuk mengatasi gangguan pernapasan di tempat penampungan yang dikelola Koalisi Respons Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah (RAKAT), Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin, 26 Oktober 2026.

Lebih dari 11.000 orang di Palangkaraya dilaporkan telah mendapatkan perawatan akibat infeksi saluran pernapasan selama krisis kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung berbulan-bulan. 

Dampak pencemaran udara akibat kabut asap juga meluas hingga ke negara-negara tetangga Indonesia. AFP/Reina 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(MUM)

News kebakaran hutan