Ketua Umum Relawan Rumah Keluarga Bersama (RKB), Wigit Bagoes Prabowo, merespons pernyataan Amien Rais baru-baru ini. Wigit menilai hal tersebut tidak mencerminkan etika
Ketua Umum Relawan Rumah Keluarga Bersama (RKB), Wigit Bagoes Prabowo, merespons pernyataan Amien Rais baru-baru ini. Wigit menilai hal tersebut tidak mencerminkan etika
Menurut dia, hal tersebut hanya menghambat energi bangsa di tengah upaya pemerintah yang sedang bekerja keras. Presiden Prabowo, kata Wigit, sedang membawa Indonesia menuju arah yang benar.
Menurut dia, hal tersebut hanya menghambat energi bangsa di tengah upaya pemerintah yang sedang bekerja keras. Presiden Prabowo, kata Wigit, sedang membawa Indonesia menuju arah yang benar.

Pernyataan Dinilai Tak Berdasar, Diharapkan Jaga Iklim Demokrasi

02 Mei 2026 22:32
Jakarta: Ketua Umum Relawan Rumah Keluarga Bersama (RKB), Wigit Bagoes Prabowo, merespons pernyataan Amien Rais baru-baru ini. Wigit menilai hal tersebut tidak mencerminkan etika.

"Sama sekali tidak mencerminkan sikap yang bijak dalam berdemokrasi. Apa yang disampaikan adalah fitnah yang tidak berdasar," kata Wigit dalam keterangan tertulis, Sabtu, 2 Mei 2026.

Menurut dia, hal tersebut hanya menghambat energi bangsa di tengah upaya pemerintah yang sedang bekerja keras. Presiden Prabowo, kata Wigit, sedang membawa Indonesia menuju arah yang benar.

"Kita melihat adanya stabilitas politik yang solid, penguatan kemandirian energi, serta pembangunan infrastruktur yang menyentuh sektor produktif di pedesaan,” kata Wigit.

Wigit menyebut apa yang disampaikan Amien Rais lebih mirip pada pembunuhan karakter. Apalagi, yang disampaikan tak berdasar.

Sebagai sesama orang Jawa, Wigit mengingatkan untuk kembali menghayati ajaran luhur “Menang Tanpo Ngasorake”—menang tanpa merendahkan.

“Merendahkan orang lain tidak akan membuat derajat kita menjadi lebih tinggi,” tegas Wigit.

Sebagai langkah menjaga ruang publik tetap sehat, pihaknya menyampaikan tuntutan terbuka kepada Amien Rais. Terutama, terkait permohonan maaf.

“Kami meminta Saudara Amien Rais untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dalam waktu 1 x 24 jam. Apabila tidak ada itikad baik, RKB siap mempertimbangkan langkah hukum,” tutup Wigit. Dok. Istimewa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(CDE)

News demokrasi