Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji (tengah) menunjukkan barang bukti campuran pupuk saat ungkap kasus pupuk ilegal di Mapolresta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa, 25 Februari 2020. MI/Heri Susetyo
Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji (tengah) menunjukkan barang bukti campuran pupuk saat ungkap kasus pupuk ilegal di Mapolresta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa, 25 Februari 2020. MI/Heri Susetyo
"Pada Jumat (14 Februari), anggota Unit Pidsus Satreskrim Polresta Sidoarjo mengamankan 1 unit truk Nopol BE9443CQ yang bermuatan pupuk jenis TSP dengan merk TSP-46 sebanyak 440 sak atau 22 ton di kawasan Porong, Sidoarjo. Pupuk tersebut ternyata tidak memiliki sertifikat SNI," katanya. ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Pada kasus tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka selaku pemilik, yaitu AR. Tersangka dijerat dengan pasal 113 Jo Pasal 57 ayat (2) UU No. 07 Tahun 2014 tentang Perdagangan yang berbunyi Pelaku Usaha yang memperdagangkan barang di dalam negeri yang tidak memenuhi SNI dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun. ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Pada kasus tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka selaku pemilik, yaitu AR. Tersangka dijerat dengan pasal 113 Jo Pasal 57 ayat (2) UU No. 07 Tahun 2014 tentang Perdagangan yang berbunyi Pelaku Usaha yang memperdagangkan barang di dalam negeri yang tidak memenuhi SNI dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Polisi Sidoarjo Bongkar Perdagangan Pupuk Ilegal

News pupuk
25 Februari 2020 13:33
Sidoarjo: Personel Satuan Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, berhasil membongkar produksi dan perdagangan pupuk ilegal tanpa dilengkapi dengan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). ANTARA/MI
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif