Menteri Sosial Idrus Marhan mengatakan, program rehabilitasi untuk tujuh anak dari pelaku terorisme di Surabaya bertujuan untuk mengikis kemungkinan paham-paham radikalisme yang diwariskan dari orang tua mereka. Antara Foto/Dhemas Reviyanto
Menteri Sosial Idrus Marhan mengatakan, program rehabilitasi untuk tujuh anak dari pelaku terorisme di Surabaya bertujuan untuk mengikis kemungkinan paham-paham radikalisme yang diwariskan dari orang tua mereka. Antara Foto/Dhemas Reviyanto
Idrus menegaskan bahwa anak-anak yang terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo adalah korban. MI/M Irfan
Idrus menegaskan bahwa anak-anak yang terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo adalah korban. MI/M Irfan
Mengenai lokasi rehabilitasi pun tidak diungkap demi alasan psikologis dan keamanan anak-anak yang rata-rata berusia 6-15 tahun itu. Penyerahan tujuh anak korban terorisme ini pun, berlangsung tertutup. MI/M Irfan
Mengenai lokasi rehabilitasi pun tidak diungkap demi alasan psikologis dan keamanan anak-anak yang rata-rata berusia 6-15 tahun itu. Penyerahan tujuh anak korban terorisme ini pun, berlangsung tertutup. MI/M Irfan

Kemensos Rehabilitasi Tujuh Anak Korban Terorisme

News terorisme
12 Juni 2018 21:25
Jakarta: Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham menerima tujuh orang anak korban terorisme kasus bom Surabaya, Jawa Timur (Jatim) di Bandara Halim Persana Kusuma, Jakarta, Selasa, 12 Juni 2018. Ketujuh anak korban terorisme tersebut akan dirawat dan mendapat pendampingan lanjutan oleh Kementerian Sosial dengan tujuan utama mendapatkan pemahaman keagamaan yang benar, setelah itu ditentukan siapa yang berhak mengasuh dan merawat mereka. Antara Foto/MI
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi