Petugas kepolisian berpakaian sipil menunjukkan barang bukti berupa foto mesin produksi uang palsu pecahan seratus ribu rupiah saat rilis di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Rabu, 28 Oktober 2020.
Petugas kepolisian berpakaian sipil menunjukkan barang bukti berupa foto mesin produksi uang palsu pecahan seratus ribu rupiah saat rilis di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Rabu, 28 Oktober 2020.
Polrestabes Bandung berhasil menangkap empat orang tersangka yang memproduksi uang palsu pecahan seratus ribu rupiah senilai Rp800 juta yang diancam dengan hukuman pidana paling lama 15 tahun kurungan penjara.
Polrestabes Bandung berhasil menangkap empat orang tersangka yang memproduksi uang palsu pecahan seratus ribu rupiah senilai Rp800 juta yang diancam dengan hukuman pidana paling lama 15 tahun kurungan penjara.

Polrestabes Bandung Sita Rp800 Juta Uang Palsu

News uang palsu hut jawa barat bandung
28 Oktober 2020 12:25
Bandung: Personel Satreskrim Polrestabes Bandung, Jawa Barat meringkus empat orang pembuat uang palsu, dan menyita uang palsu pecahan seratus ribu rupiah senilai Rp800 juta.

Keempat tersangka berinisial KP (25), AS (38), AS (57), dan MRS (26) diringkus polisi di kawasan Gegerkalong, Kota Bandung pada Selasa, 13 Oktober lalu.

Selain menyita uang palsu pecahan seratus ribu rupiah senilai Rp800 juta, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya printer, scanner, dan kertas minyak.

Uang palsu senilai Rp800 juta tersebut akan dijual para pelaku senilai Rp300 juta dengan uang asli. "Namun uang itu belum jadi diedarkan karena para tersangka terlanjur ditangkap," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya.

Akibat perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 36 ayat (1) Jo Pasal 26 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman pidana 10 tahun penjara dan atau Pasal 244 KUHP tentang meniru dan memalsukan uang atau kertas yang dikeluarkan negara. Ancaman pidana paling lama 15 tahun. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif