Mauna Loa, gunung berapi aktif terbesar di dunia yang terletak di Hawaii, meletus untuk pertama kalinya dalam hampir 40 tahun, Senin, 28 November 2022 waktu setempat.
Mauna Loa, gunung berapi aktif terbesar di dunia yang terletak di Hawaii, meletus untuk pertama kalinya dalam hampir 40 tahun, Senin, 28 November 2022 waktu setempat.
Aliran lahar tetap tertahan di dalam kaldera puncak Mauna Loa, tetapi letusan tersebut dapat menimbulkan ancaman bagi penduduk terdekat jika kondisi berubah.
Aliran lahar tetap tertahan di dalam kaldera puncak Mauna Loa, tetapi letusan tersebut dapat menimbulkan ancaman bagi penduduk terdekat jika kondisi berubah.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa letusan gunung yang berada di Taman Nasional Gunung Api Hawaii tersebut terjadi pada Minggu, 27 November 2022 pukul 23:45 waktu setempat Minggu (09:45) atau Senin pukul 18.45 WIB.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa letusan gunung yang berada di Taman Nasional Gunung Api Hawaii tersebut terjadi pada Minggu, 27 November 2022 pukul 23:45 waktu setempat Minggu (09:45) atau Senin pukul 18.45 WIB.
"Saat ini, aliran lahar tertahan di dalam area puncak dan tidak mengancam masyarakat di lereng bawah. Jika letusan telah menembus caldera, aliran lava dapat bergerak cepat menuruni lereng," menurut ke USGS.
USGS mengatakan Observatorium Gunung Api Hawaii sedang berkonsultasi dengan personel manajemen darurat dan stafnya untuk melakukan pengintaian udara di atas gunung berapi setinggi 13.674 kaki (4.168 meter) tersebut sesegera mungkin.
USGS mengatakan Observatorium Gunung Api Hawaii sedang berkonsultasi dengan personel manajemen darurat dan stafnya untuk melakukan pengintaian udara di atas gunung berapi setinggi 13.674 kaki (4.168 meter) tersebut sesegera mungkin.
Sebuah webcam USGS di tepi utara puncak Mauna Loa menunjukkan celah letusan panjang yang terang di dalam kawah gunung berapi, kontras dengan kegelapan malam.
Sebuah webcam USGS di tepi utara puncak Mauna Loa menunjukkan celah letusan panjang yang terang di dalam kawah gunung berapi, kontras dengan kegelapan malam.
Mauna Loa, yang terbesar di Bumi, telah meletus 33 kali sejak 1843. Letusan terbaru, pada 1984, berlangsung selama 22 hari dan menghasilkan aliran lava yang mencapai sekitar tujuh kilometer (empat mil) dari Hilo, sebuah kota yang saat ini menjadi rumah bagi sekitar 44.000 orang.
Mauna Loa, yang terbesar di Bumi, telah meletus 33 kali sejak 1843. Letusan terbaru, pada 1984, berlangsung selama 22 hari dan menghasilkan aliran lava yang mencapai sekitar tujuh kilometer (empat mil) dari Hilo, sebuah kota yang saat ini menjadi rumah bagi sekitar 44.000 orang.

Gunung Berapi Terbesar di Dunia Meletus Pertama Kalinya dalam Beberapa Dekade

29 November 2022 12:20
Jakarta: Mauna Loa, gunung berapi aktif terbesar di dunia yang terletak di Hawaii, meletus untuk pertama kalinya dalam hampir 40 tahun, Senin, 28 November 2022 waktu setempat.

Aliran lahar tetap tertahan di dalam kaldera puncak Mauna Loa, tetapi letusan tersebut dapat menimbulkan ancaman bagi penduduk terdekat jika kondisi berubah.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa letusan gunung yang berada di Taman Nasional Gunung Api Hawaii tersebut terjadi pada Minggu, 27 November 2022 pukul 23:45 waktu setempat Minggu (09:45) atau Senin pukul 18.45 WIB.

"Saat ini, aliran lahar tertahan di dalam area puncak dan tidak mengancam masyarakat di lereng bawah. Jika letusan telah menembus caldera, aliran lava dapat bergerak cepat menuruni lereng," menurut ke USGS.

USGS mengatakan Observatorium Gunung Api Hawaii sedang berkonsultasi dengan personel manajemen darurat dan stafnya untuk melakukan pengintaian udara di atas gunung berapi setinggi 13.674 kaki (4.168 meter) tersebut sesegera mungkin.

Sebuah webcam USGS di tepi utara puncak Mauna Loa menunjukkan celah letusan panjang yang terang di dalam kawah gunung berapi, kontras dengan kegelapan malam.

Kepulauan Hawaii adalah rumah bagi enam gunung berapi aktif. Mauna Loa, yang terbesar di Bumi, telah meletus 33 kali sejak 1843.

Letusan terbaru, pada 1984, berlangsung selama 22 hari dan menghasilkan aliran lava yang mencapai sekitar tujuh kilometer (empat mil) dari Hilo, sebuah kota yang saat ini menjadi rumah bagi sekitar 44.000 orang. AFPP PHOTO/US Geological Survey

(WWD)

Internasional Gunung Api Erupsi Gunung Amerika Serikat

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif