Tokoh oposisi terkemuka Rusia Alexei Navalny, Sabtu, 19 September 2020 mengumumkan bahwa ia sudah bisa berjalan meski dengan gemetar, dan memberikan laporan rinci pertama tentang pemulihannya, hampir sebulan setelah diracun.
Tokoh oposisi terkemuka Rusia Alexei Navalny, Sabtu, 19 September 2020 mengumumkan bahwa ia sudah bisa berjalan meski dengan gemetar, dan memberikan laporan rinci pertama tentang pemulihannya, hampir sebulan setelah diracun.
Kritikus Kremlin berusia 44 tahun itu memposting foto dirinya di Instagram saat berjalan menuruni tangga, dan menggambarkan bagaimana gejala sebelumnya termasuk ketidakmampuan untuk membentuk kata-kata.
Kritikus Kremlin berusia 44 tahun itu memposting foto dirinya di Instagram saat berjalan menuruni tangga, dan menggambarkan bagaimana gejala sebelumnya termasuk ketidakmampuan untuk membentuk kata-kata. "Sekarang saya adalah pria yang kakinya gemetar saat menaiki tangga," tulisnya.
Pada 20 Agustus lalu, Navalny jatuh sakit secara tiba-tiba dalam penerbangan pesawat dari Siberia menuju Rusia, dan hingga kini mendapat perawatan medis di Jerman. Otoritas Jerman menyebut dia diracun dengan Novichok, namun Rusia menyangkal hal itu.
Pada 20 Agustus lalu, Navalny jatuh sakit secara tiba-tiba dalam penerbangan pesawat dari Siberia menuju Rusia, dan hingga kini mendapat perawatan medis di Jerman. Otoritas Jerman menyebut dia diracun dengan Novichok, namun Rusia menyangkal hal itu.
Menurut tim Navalny, racun saraf Novichok yang digunakan untuk 'menghabisi', Navalny, terdeteksi di sebuah botol air minum kosong di kamar hotel di Kota Tomsk, Siberia, --mengesampingkan dugaan awal peracunan di bandara.
Menurut tim Navalny, racun saraf Novichok yang digunakan untuk 'menghabisi', Navalny, terdeteksi di sebuah botol air minum kosong di kamar hotel di Kota Tomsk, Siberia, --mengesampingkan dugaan awal peracunan di bandara.

Navalny Posting Foto Dirinya Tengah Belajar Berjalan

Internasional rusia
19 September 2020 20:19
Berlin: Tokoh oposisi terkemuka Rusia Alexei Navalny, Sabtu, 19 September 2020 mengumumkan bahwa ia sudah bisa berjalan meski dengan gemetar, dan memberikan laporan rinci pertama tentang pemulihannya, hampir sebulan setelah diracun.

Kritikus Kremlin berusia 44 tahun itu memposting foto dirinya di Instagram saat berjalan menuruni tangga, dan menggambarkan bagaimana gejala sebelumnya termasuk ketidakmampuan untuk membentuk kata-kata.

"Sekarang saya adalah pria yang kakinya gemetar saat menaiki tangga," tulisnya, merinci saat-saat putus asa saat dokter membantunya mengatasi efek dari racun saraf Novichok.

Pembaruan terbaru tentang kemajuannya datang setelah dirinya memposting ke Instagram pada Selasa, 15 September lalu, bahwa dia telah menghabiskan hari pertama bernapas dengan tanpa bantuan alat.

Pada 20 Agustus lalu, Navalny jatuh sakit secara tiba-tiba dalam penerbangan pesawat dari Siberia menuju Rusia, dan hingga kini mendapat perawatan medis di Jerman. Otoritas Jerman menyebut dia diracun dengan Novichok, namun Rusia menyangkal hal itu.

Menurut tim Navalny, racun saraf Novichok yang digunakan untuk 'menghabisi', Navalny, terdeteksi di sebuah botol air minum kosong di kamar hotel di Kota Tomsk, Siberia, --mengesampingkan dugaan awal peracunan di bandara. AFP PHOTO/Instagram account @navalny

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif