Jakarta: Polisi Colorado, Amerika Serikat pada Selasa, 23 Maret 2021 waktu setempat mengatakan bahwa seorang pria berusia 21 tahun telah didakwa dengan 10 tuduhan pembunuhan, sehari setelah penembakan massal di sebuah toko kelontong di Kota Boulder.
"Tersangka ini diidentifikasi sebagai Ahmad Alissa, 21," Kepala Polisi Boulder Maris Herold saat konferensi pers.
Herold mengatakan tersangka saat ini masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil setelah ditembak dalam baku tembak dengan petugas menyusul serangan pada Senin, 22 Maret 2021 sore.
"Dia didakwa dengan 10 dakwaan pembunuhan tingkat pertama dan akan segera dibawa ke penjara daerah Boulder," katanya.
Kepala polisi juga membacakan satu per satu nama dari 10 orang yang tewas dalam serangan itu, pria dan wanita berusia dari 20 hingga 65 tahun termasuk seorang petugas polisi dan ayah dari tujuh anak. Polisi mengatakan mereka belum menemukan motif serangan tersebut.
"Hati saya sakit hari ini," kata Gubernur Jared Polis. "Dan saya pikir semua yang kita lakukan, seperti orang Coloradans, seperti orang Amerika, atas tragedi yang tidak masuk akal ini, kehilangan nyawa saat kita mendengar nama-nama itu."
Saat konferensi pers yang sama, Jaksa Wilayah Boulder Michael Dougherty bersumpah bahwa nama sang pembunuh akan hidup dalam penghujatan.
"Kami akan pastikan tersangka dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya kemarin," katanya. AFP PHOTO/Boulder Police Department/Facebook Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News