Tim SAR melakukan penyisiran di antara puing-puing bangunan rumah yang tertimpa longsor untuk mencari korban yang belum ditemukan di Ask, Gjerdrum, Norwegia, Senin, 3 Januari 2021 waktu setempat.
Tim SAR melakukan penyisiran di antara puing-puing bangunan rumah yang tertimpa longsor untuk mencari korban yang belum ditemukan di Ask, Gjerdrum, Norwegia, Senin, 3 Januari 2021 waktu setempat.
Petugas penyelamat hingga Senin, 3 Januari 2021 telah menemukan tujuh jenazah dari tanah longsor yang mengubur rumah-rumah di sebuah desa dekat ibu kota Norwegia. Korban yang ditemukan di antaraya seorang balita berusia dua tahun dan ayahnya.
Petugas penyelamat hingga Senin, 3 Januari 2021 telah menemukan tujuh jenazah dari tanah longsor yang mengubur rumah-rumah di sebuah desa dekat ibu kota Norwegia. Korban yang ditemukan di antaraya seorang balita berusia dua tahun dan ayahnya.
Juru bicara polisi Bjorn Christian Willersrud mengatakan kepada wartawan bahwa mereka berharap menemukan tiga lagi korban yang belum ditemukan.
Juru bicara polisi Bjorn Christian Willersrud mengatakan kepada wartawan bahwa mereka berharap menemukan tiga lagi korban yang belum ditemukan. "Ini masih operasi penyelamatan sampai kita memutuskan menghentikannya," ujarnya.
Lima dari korban yang ditemukan telah teridentifikasi, termasuk seorang wanita berusia lima puluhan dan putranya yang berusia 29 tahun, serta seorang pria berusia 40 tahun dan putrinya yang berusia dua tahun. Korban pertama yang ditemukan, pada 1 Januari, adalah pria berusia 31 tahun.
Lima dari korban yang ditemukan telah teridentifikasi, termasuk seorang wanita berusia lima puluhan dan putranya yang berusia 29 tahun, serta seorang pria berusia 40 tahun dan putrinya yang berusia dua tahun. Korban pertama yang ditemukan, pada 1 Januari, adalah pria berusia 31 tahun.

Tujuh Jenazah Korban Longsor Norwegia Ditemukan, Tiga Masih Dalam Pencarian

Internasional tanah longsor bencana alam norwegia
04 Januari 2021 08:19
Oslo: Petugas penyelamat telah menemukan tujuh jenazah dari tanah longsor yang mengubur rumah-rumah di sebuah desa dekat ibu kota Norwegia. Korban yang ditemukan di antaraya seorang balita berusia dua tahun dan ayahnya.

Tragedi itu terjadi Rabu pagi ketika rumah-rumah hancur dan bergeser ratusan meter di bawah semburan lumpur di Desa Ask, 25 kilometer (15 mil) timur laut Oslo.

Juru bicara polisi Bjorn Christian Willersrud mengatakan kepada wartawan bahwa mereka berharap menemukan tiga lagi korban yang belum ditemukan. "Ini masih operasi penyelamatan sampai kita memutuskan menghentikannya," ujarnya.

Minggu pagi, kepala operasi penyelamatan, Goran Syversen, mengatakan kepada wartawan: "Kami bekerja keras dalam depresi akibat tanah longsor. Kami memiliki lima tim yang bekerja pada waktu yang sama. Mereka melakukan pekerjaan yang sangat sulit yang bukannya tanpa risiko. Namun demikian, kami membuat kemajuan yang baik."

Polisi mengatakan jenazah terbaru ditemukan di dekat tempat dua lainnya yang telah ditemukan, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Tim, didukung oleh anjing pelacak, helikopter dan drone, kini telah menemukan tiga jenazah pada hari Minggu, satu pada Sabtu dan tiga pada Jumat.

Lima dari korban yang ditemukan telah teridentifikasi, termasuk seorang wanita berusia lima puluhan dan putranya yang berusia 29 tahun, serta seorang pria berusia 40 tahun dan putrinya yang berusia dua tahun. Korban pertama yang ditemukan, pada 1 Januari, adalah pria berusia 31 tahun.

Sepuluh orang juga terluka akibat longsor tersebut, termasuk satu orang serius yang dipindahkan ke Oslo untuk perawatan.

Sekitar 1.000 orang dari 5.000 penduduk kota telah dievakuasi, karena kekhawatiran akan keamanan rumah mereka karena tanah terus berpindah.

"Ini benar-benar situasi yang nyata dan mengerikan," kata salah satu pengungsi, Olav Gjerdingen. AFP PHOTO/NTB/Jil Yngland

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif