Presiden AS Joe Biden, Selasa, 2 Februari 2021 waktu setempat, memberikan penghormatan kepada polisi yang meninggal karena luka-luka yang dideritanya akibat kerusuhan yang didalangi para pendukung Donald Trump di Gedung Capitol beberapa waktu yang lalu.
Presiden AS Joe Biden, Selasa, 2 Februari 2021 waktu setempat, memberikan penghormatan kepada polisi yang meninggal karena luka-luka yang dideritanya akibat kerusuhan yang didalangi para pendukung Donald Trump di Gedung Capitol beberapa waktu yang lalu.
Didampingi Ibu Negara, Jill, Biden menundukkan kepala dan meletakkan tangannya di atas meja tempat abu perwira Brian Sicknick berada. Mendiang Sicknick dianugerahi kehormatan langka untuk disemayamkan di Gedung Kongres Amerika Serikat.
Didampingi Ibu Negara, Jill, Biden menundukkan kepala dan meletakkan tangannya di atas meja tempat abu perwira Brian Sicknick berada. Mendiang Sicknick dianugerahi kehormatan langka untuk disemayamkan di Gedung Kongres Amerika Serikat.
Sicknick dilaporkan dipukul di kepala dengan alat pemadam api saat bentrok dengan para perusuh yang mencoba untuk membatalkan kemenangan Biden atas Trump.
Sicknick dilaporkan dipukul di kepala dengan alat pemadam api saat bentrok dengan para perusuh yang mencoba untuk membatalkan kemenangan Biden atas Trump.
Menurut Kepolisian Capitol, anggota pasukan berusia 42 tahun tersebut sempat kembali ke kantornya, di mana dia kemudian pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Dia meninggal keesokan harinya, menjadikan korban tewas akibat kekerasan itu menjadi lima orang.
Menurut Kepolisian Capitol, anggota pasukan berusia 42 tahun tersebut sempat kembali ke kantornya, di mana dia kemudian pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Dia meninggal keesokan harinya, menjadikan korban tewas akibat kekerasan itu menjadi lima orang.

Biden Beri Penghormatan untuk Polisi yang Tewas dalam Kerusuhan di Capitol

Internasional RUU KUHP amerika serikat joe biden Pilpres AS 2020 Penyerbuan Gedung Capitol AS
03 Februari 2021 12:35
Washington DC: Presiden AS Joe Biden, Selasa, 2 Februari 2021 waktu setempat, memberikan penghormatan kepada polisi yang meninggal karena luka-luka yang dideritanya akibat kerusuhan yang didalangi para pendukung Donald Trump di Gedung Capitol beberapa waktu yang lalu.

Didampingi Ibu Negara, Jill, Biden menundukkan kepala dan meletakkan tangannya di atas meja tempat abu perwira Brian Sicknick berada. Mendiang Sicknick dianugerahi kehormatan langka untuk disemayamkan di Gedung Kongres Amerika Serikat.

Sicknick dilaporkan dipukul di kepala dengan alat pemadam api saat bentrok dengan para perusuh yang mencoba untuk membatalkan kemenangan Biden atas Trump.

Menurut Kepolisian Capitol, anggota pasukan berusia 42 tahun tersebut sempat kembali ke kantornya, di mana dia kemudian pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Dia meninggal keesokan harinya, menjadikan korban tewas akibat kekerasan itu menjadi lima orang.

Sebelumnya, hanya empat orang yang mendapat menghormatan di Rotunda Capitol. Menurut situs arsip mereka adalah Pendeta Billy Graham, ikon hak-hak sipil Rosa Parks, dan dua petugas polisi Capitol lainnya, Jacob Chestnut dan John Gibson, yang tewas selama penembakan pada 1998.

Bendera di atas Capitol juga dikibarkan setengah tiang untuk menghormati Sicknick. Empat hari setelah serangan 6 Januari lalu, ratusan polisi yang tidak bertugas berbaris di Constitution Avenue di Washington dan memberi hormat saat mobil jenazah melewati tempat tersebut.

Setelah kerusuhan, tindakan pencegahan keamanan baru diberlakukan, termasuk detektor logam di pintu masuk ke ruang DPR, tetapi segelintir anggota parlemen dari Partai Republik - termasuk Marjorie Taylor Greene yang kontroversial - menolak untuk mematuhi perubahan tersebut.

Sebagai tanggapan, DPR pada hari Selasa mengeluarkan aturan baru yang akan menghukum anggota yang berusaha melanggar langkah-langkah penyaringan, dengan denda USD 5 ribu untuk pelanggaran awal dan USD 10 ribu untuk setiap pelanggaran berikutnya.

"Ini di luar pemahaman mengapa setiap anggota menolak untuk mematuhi langkah-langkah sederhana dan masuk akal untuk menjaga diri mereka agar aman," kata Ketua DPR Nancy Pelosi dalam sebuah pernyataan tentang pengesahan aturan baru tersebut. AFP PHOTO/Brendan Smialowski/Erin Schaff 

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif