Denver: Amerika Serikat menjadi negara dengan jumlah kasus virus korona (covid-19) tertinggi di dunia, dengan lebih dari 142 ribu infeksi aktif per hari ini, Senin 30 Maret 2020. Dari total kasus tersebut, 2.479 dinyatakan meninggal, dan 2.686 berhasil sembuh.
Karena pandemi covid-19 memukul perekonomian AS, sekitar 3,3 juta warga di negara tersebut telah mengajukan tunjangan pengangguran. Angka ini memecahkan rekor angka pengangguran AS pada 2 Oktober 1982. Kala itu, 695 ribu orang mengajukan atau mengklaim tunjangan pengangguran.
Pemerintah lokal Denver, ibu kota negara bagian Colorado, telah menerapkan perintah untuk tinggal di rumah (stay at home). Lewat aturan ini, semua penduduk Denver dan sekitarnya diimbau tidak keluar rumah kecuali untuk keperluan penting, seperti belanja kebutuhan sehari-hari di supermarket, pergi ke dokter, dan sebagainya. Aturan diberlakukan demi meredam penyebaran virus korona.
Perintah yang dikeluarkan Wali Kota Denver, Michael Hancock, berlaku sejak Selasa, 24 Maret untuk setidaknya 10 April mendatang. Ada kemungkinan aturan tersebut diperpanjang.
Aturan mencakup penutupan toko atau bisnis non-esensial atau tidak penting, taman umum, serta ruang publik lainnya. Selain itu, Hancock juga memberlakukan social distancing, yaitu mewajibkan masyarakat untuk menjaga jarak antar satu sama lain, setidaknya 1,5 hingga 2 meter.
Pelanggar aturan stay at home di Denver dapat dikenai denda hingga USD999 atau sekitar Rp17 juta.
Namun, perintah ini tidak berlaku untuk beberapa kategori bisnis/industri yang dinilai esensial seperti rumah sakit, telekomunikasi, supermarket, perusahaan farmasi dan lain lain. Para karyawan dan juga industri yang mendapat pengecualian itu bisa terus melayani masyarakat setempat.
Selain itu, sejak wabah covid-19 melanda AS, membeli barang secara berlebihan atau panic buying telah melanda banyak supermarket di seantero negeri. Jenis barang yang diincar beragam, mulai dari produk pembersih rumah yang mengandung bahan anti-bakteri hingga senjata api beserta amunisi dan aksesorinya. Foto: Kartika Tasno Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News