Anggota polisi Ekuador memindahkan mayat seorang narapidana di atap sebuah paviliun penjara Guayas 1 di Guayaquil, Ekuador, pada 13 November 2021.
Anggota polisi Ekuador memindahkan mayat seorang narapidana di atap sebuah paviliun penjara Guayas 1 di Guayaquil, Ekuador, pada 13 November 2021.
Kerabat narapidana berkabung di luar penjara Guayas 1 di Guayaquil, Ekuador, pada 13 November 2021, setelah terjadi kerusuhan.
Kerabat narapidana berkabung di luar penjara Guayas 1 di Guayaquil, Ekuador, pada 13 November 2021, setelah terjadi kerusuhan.
Kerusuhan kembali pecah di penjara Ekuador hingga menewaskan sedikitnya 68 napi dan 25 lainnya terluka dalam insiden tersebut.
Kerusuhan kembali pecah di penjara Ekuador hingga menewaskan sedikitnya 68 napi dan 25 lainnya terluka dalam insiden tersebut.
Kericuhan di Lembaga Pemasyarakatan Litoral di Kota Guayaquil dilaporkan mulai terjadi pada Jumat, 12 November 2021, malam waktu setempat. Media Ekuador melaporkan, unit taktis kepolisian yang dikerahkan ke dalam penjara mengaku menemukan senjata dan bom.
Kericuhan di Lembaga Pemasyarakatan Litoral di Kota Guayaquil dilaporkan mulai terjadi pada Jumat, 12 November 2021, malam waktu setempat. Media Ekuador melaporkan, unit taktis kepolisian yang dikerahkan ke dalam penjara mengaku menemukan senjata dan bom.
Kerusuhan yang terjadi pada September, dikarenakan konflik antar-geng, disebut merupakan yang terburuk di Ekuador. Saat itu, salah satu geng di salah satu sayap penjara merangkak masuk melalui lubang ke wilayah lain, dan menyerang rivalnya.
Kerusuhan yang terjadi pada September, dikarenakan konflik antar-geng, disebut merupakan yang terburuk di Ekuador. Saat itu, salah satu geng di salah satu sayap penjara merangkak masuk melalui lubang ke wilayah lain, dan menyerang rivalnya.
Para pejabat Ekuador menyebut kekerasan antar geng penjara ini terkait dengan kartel narkoba internasional. Video yang beredar di media sosial menunjukkan tubuh narapidana, beberapa dibakar, tergeletak di tanah di dalam penjara.
Para pejabat Ekuador menyebut kekerasan antar geng penjara ini terkait dengan kartel narkoba internasional. Video yang beredar di media sosial menunjukkan tubuh narapidana, beberapa dibakar, tergeletak di tanah di dalam penjara.

Kerusuhan Antar Geng di Penjara Ekuador, 68 Napi Meninggal

14 November 2021 15:35
Quayaquil: Kerusuhan kembali pecah di penjara Ekuador hingga menewaskan sedikitnya 68 napi dan 25 lainnya terluka dalam insiden tersebut. 

Kericuhan di Lembaga Pemasyarakatan Litoral di Kota Guayaquil dilaporkan mulai terjadi pada Jumat, 12 November 2021, malam waktu setempat. Media Ekuador melaporkan, unit taktis kepolisian yang dikerahkan ke dalam penjara mengaku menemukan senjata dan bom.

Kerusuhan yang terjadi pada September, dikarenakan konflik antar-geng, disebut merupakan yang terburuk di Ekuador. Saat itu, salah satu geng di salah satu sayap penjara merangkak masuk melalui lubang ke wilayah lain, dan menyerang rivalnya.

Masifnya pertikaian tersebut membuat pemerintah menerjunkan ratusan tentara dan polisi untuk memulihkan ketertiban.

Para pejabat Ekuador menyebut kekerasan antar geng penjara ini terkait dengan kartel narkoba internasional. Video yang beredar di media sosial menunjukkan tubuh narapidana, beberapa dibakar, tergeletak di tanah di dalam penjara. AFP Photo/Nicola Gabirrete/Fernando Mendez

(KHL)

Internasional Kerusuhan penjara kerusuhan penjara Ekuador

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif