Ribuan masyarakat Thailand kembali menggelar aksi demonstrasi menuntut Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mundur. AFP Photo/Jack Taylor
Ribuan masyarakat Thailand kembali menggelar aksi demonstrasi menuntut Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mundur. AFP Photo/Jack Taylor
Demo yang berlangsung di sekitar Gedung Parlemen tersebut berujung ricuh. Para pendemo itu terlibat bentrok dengan polisi yang berjaga di depan Gedung Parlemen Thailand. Polisi bahkan sampai menembakkan gas air mata dan water cannon. AFP Photo/Mladen Antonov
Demo yang berlangsung di sekitar Gedung Parlemen tersebut berujung ricuh. Para pendemo itu terlibat bentrok dengan polisi yang berjaga di depan Gedung Parlemen Thailand. Polisi bahkan sampai menembakkan gas air mata dan water cannon. AFP Photo/Mladen Antonov
Saat bentrok dengan polisi sejumlah demonstran terlihat menggunakan bebek karet sebagai tameng untuk melindungi diri dari meriam air. AFP Photo/Mladen Antonov
Saat bentrok dengan polisi sejumlah demonstran terlihat menggunakan bebek karet sebagai tameng untuk melindungi diri dari meriam air. AFP Photo/Mladen Antonov
Sebanyak 55 orang terluka akibat demo tersebut. AFP Photo/Mladen Antonov
Sebanyak 55 orang terluka akibat demo tersebut. AFP Photo/Mladen Antonov
Balon bebek besar dibariskan di jalan saat ksi demonstrasi menuntut Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mundur, di persimpangan utama di Bangkok. AFP Photo/Mladen Antonov
Balon bebek besar dibariskan di jalan saat ksi demonstrasi menuntut Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mundur, di persimpangan utama di Bangkok. AFP Photo/Mladen Antonov

Potret Pendemo Thailand Pakai Tameng Balon Bebek saat Bentrok

Internasional politik thailand thailand Protes Thailand Prayuth Chan-ocha
18 November 2020 18:04
Bangkok: Ribuan masyarakat Thailand kembali menggelar aksi demonstrasi menuntut Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mundur.

Demo yang berlangsung di sekitar Gedung Parlemen tersebut berujung ricuh. Para pendemo itu terlibat bentrok dengan polisi yang berjaga di depan Gedung Parlemen Thailand. Polisi bahkan sampai menembakkan gas air mata dan water cannon. 

Saat bentrok dengan polisi sejumlah demonstran terlihat menggunakan bebek karet sebagai tameng untuk melindungi diri dari meriam air.

Sebanyak 55 orang terluka akibat demo tersebut. AFP Photo/Mladen Antonov /Jack Taylor


(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif