Rusia dilaporkan melakukan serangan ke Odessa, kota terpadat ketiga di Ukraina. Serangan itu menyebabkan 8 orang meninggal, termasuk seorang bayi.
Rusia dilaporkan melakukan serangan ke Odessa, kota terpadat ketiga di Ukraina. Serangan itu menyebabkan 8 orang meninggal, termasuk seorang bayi.
Dilansir AFP, Minggu, 24 April 2022, diketahui invasi Rusia ke Ukraina sudah terjadi sejak Februari lalu. Pihak berwenang Ukraina mengatakan pertempuran sengit tengah berkecamuk di wilayah Ukraina timur. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengatakan hampir 5,2 juta orang telah meninggalkan Ukraina semenjak invasi.
Dilansir AFP, Minggu, 24 April 2022, diketahui invasi Rusia ke Ukraina sudah terjadi sejak Februari lalu. Pihak berwenang Ukraina mengatakan pertempuran sengit tengah berkecamuk di wilayah Ukraina timur. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengatakan hampir 5,2 juta orang telah meninggalkan Ukraina semenjak invasi.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan seorang bayi termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan pada Sabtu, 23 April 2022, lalu.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan seorang bayi termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan pada Sabtu, 23 April 2022, lalu.
Sebanyak 18 orang juga mengalami luka-luka.
Sebanyak 18 orang juga mengalami luka-luka.
Layanan darurat Ukraina mengatakan sebuah rudal menghantam sebuah bangunan tempat tinggal 15 lantai di Odessa. Serangan itu memicu kebakaran dan api baru berhasil dipadamkan setelah 90 menit.
Layanan darurat Ukraina mengatakan sebuah rudal menghantam sebuah bangunan tempat tinggal 15 lantai di Odessa. Serangan itu memicu kebakaran dan api baru berhasil dipadamkan setelah 90 menit.

Rusia Gempur Odessa Ukraina, 8 Orang Termasuk Bayi Meninggal

Internasional rusia Rusia-Ukraina
24 April 2022 13:40
Jakarta: Rusia dilaporkan melakukan serangan ke Odessa, kota terpadat ketiga di Ukraina. Serangan itu menyebabkan 8 orang meninggal, termasuk seorang bayi.

Dilansir AFP, Minggu, 24 April 2022, diketahui invasi Rusia ke Ukraina sudah terjadi sejak Februari lalu. Pihak berwenang Ukraina mengatakan pertempuran sengit tengah berkecamuk di wilayah Ukraina timur. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengatakan hampir 5,2 juta orang telah meninggalkan Ukraina semenjak invasi.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan seorang bayi termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan pada Sabtu, 23 April 2022, lalu. Sebanyak 18 orang juga mengalami luka-luka.

Layanan darurat Ukraina mengatakan sebuah rudal menghantam sebuah bangunan tempat tinggal 15 lantai di Odessa. Serangan itu memicu kebakaran dan api baru berhasil dipadamkan setelah 90 menit.

Serangan di Odessa terjadi saat Ukraina tengah bersiap menyambut kedatangan Menlu dan Mehan AS ke ibu kota Kiev. Dari kunjungan itu, Zelensky berharap mendapat bantuan senjata untuk mengusir Rusia.

Zelensky menyebut Menlu dan Menhan AS bakal berkunjung ke Kiev pada Minggu, 24 April 2022. Tepat tiga bulan invasi Rusia ke Ukraina. AFP Photo/STR/Oleksandr Gimanov

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif