Ribuan warga Korea Selatan membanjiri Gedung Biru kepresidenan atau Blue House di Seoul utara sejak pertama kali dibuka pada Rabu, 11 Mei 2022, kemarin.
Ribuan warga Korea Selatan membanjiri Gedung Biru kepresidenan atau Blue House di Seoul utara sejak pertama kali dibuka pada Rabu, 11 Mei 2022, kemarin.
Sepasang suami istri (tengah) berswafoto saat pengunjung lain mengantre untuk berfoto di depan Blue House sehari setelah kompleks tersebut dibuka untuk umum sesuai janji kampanye Presiden Korea Selatan yang baru Yoon Suk-yeol di Seoul, 11 Mei 2022.
Sepasang suami istri (tengah) berswafoto saat pengunjung lain mengantre untuk berfoto di depan Blue House sehari setelah kompleks tersebut dibuka untuk umum sesuai janji kampanye Presiden Korea Selatan yang baru Yoon Suk-yeol di Seoul, 11 Mei 2022.
Bangunan, yang dinamai dari sekitar 150.000 ubin biru yang dilukis dengan tangan yang menghiasi atapnya, telah menjadi rumah bagi para pemimpin Korea Selatan sejak 1948.
Bangunan, yang dinamai dari sekitar 150.000 ubin biru yang dilukis dengan tangan yang menghiasi atapnya, telah menjadi rumah bagi para pemimpin Korea Selatan sejak 1948.
Pengunjung berbaris untuk mengambil foto di Kompleks Blue House di Seoul, Korea Selatan, 11 Mei 2022.
Pengunjung berbaris untuk mengambil foto di Kompleks Blue House di Seoul, Korea Selatan, 11 Mei 2022.
Penampil menari dekat Kompleks Blue House sehari setelah dibuka untuk umum, 11 Mei 2022.
Penampil menari dekat Kompleks Blue House sehari setelah dibuka untuk umum, 11 Mei 2022.

Kompleks Blue House Ramai Dikunjungi Pengunjung

Internasional korea selatan
12 Mei 2022 21:32
Seoul: Ribuan warga Korea Selatan membanjiri Gedung Biru kepresidenan atau Blue House di Seoul utara sejak pertama kali dibuka pada Rabu, 11 Mei 2022, kemarin.

Presiden baru Korsel Yoon Suk-yeol memenuhi janji kampanye untuk mengembalikan kompleks yang dulu dibentengi kepada rakyat. 

Bangunan, yang dinamai dari sekitar 150.000 ubin biru yang dilukis dengan tangan yang menghiasi atapnya, telah menjadi rumah bagi para pemimpin Korea Selatan sejak 1948.

Namun bangunan penting ini sebagian besar dibatasi untuk umum. Hal itu telah berubah sejak Yoon, mantan jaksa tinggi yang dilantik pada hari Selasa, 10 Mei 2022, menolak untuk pindah.

Yoon mengatakan markas besar di puncak bukit, sebuah situs yang pernah digunakan bekas kekuatan kolonial Jepang, memupuk kesan "kekaisaran" dan merusak komunikasi dengan masyarakat. 

Sebaliknya, Yoon bekerja dari gedung kementerian pertahanan 10 lantai, sebuah blok kantor yang tidak istimewa di pusat kota Seoul, yang buru-buru dihiasi dengan cap presiden. 

Namun langkah tersebut dikecam para kritikus sebagai pemborosan waktu dan uang yang mahal, yang juga dapat membahayakan keamanan negara itu pada saat ketegangan sedang tinggi dengan Korea Utara yang bersenjata nuklir.

Namun pada hari pembukaan, warga Korea Selatan berbondong-bondong ke kompleks seluas 250.000 meter persegi, yang diapit pegunungan dan terletak di belakang Istana Kerajaan Gyeongbokgung. 

Menurut pejabat, lebih dari 25.000 orang mengunjungi kompleks pada hari pertama pembukaan penuh, setelah mendaftar terlebih dahulu. 

Pengunjung tampak senang akhirnya diizinkan masuk, dengan antrian panjang di depan gedung utama saat orang-orang menunggu dengan sabar untuk mengambil foto. AFP Photo/Anthony Wallace

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif