Kontraktor lokal berdiri di samping crane yang rubuh di sebuah lokasi konstruksi di ibu kota Kenya, Nairobi, pada Kamis, 26 Agustus 2021.
Kontraktor lokal berdiri di samping crane yang rubuh di sebuah lokasi konstruksi di ibu kota Kenya, Nairobi, pada Kamis, 26 Agustus 2021.
Sedikitnya delapan orang, dua di antaranya warga negara Tiongkok meninggal dan dua lainnya cedera setelah sebuah crane ambruk di sebuah lokasi konstruksi di ibu kota Kenya, Nairobi, Kamis, 26 Agustus 2021.
Sedikitnya delapan orang, dua di antaranya warga negara Tiongkok meninggal dan dua lainnya cedera setelah sebuah crane ambruk di sebuah lokasi konstruksi di ibu kota Kenya, Nairobi, Kamis, 26 Agustus 2021.
Saksi mata menyatakan bahwa crane itu jatuh ketika sebuah tim yang terdiri dari 10 pekerja berusaha membongkarnya.
Saksi mata menyatakan bahwa crane itu jatuh ketika sebuah tim yang terdiri dari 10 pekerja berusaha membongkarnya. "Kami kehilangan delapan orang," kata Andrew Mbogo, kepala polisi lingkungan Kilimani, tempat kecelakaan itu terjadi. "Mereka termasuk dua warga Tiongkok dan enam warga Kenya."
Proyek pembangunan asrama mahasiswa 14 lantai ini diawasi oleh perusahaan konstruksi Tiongkok bernama ZJCC. Tak satu pun dari perwakilannya bersedia mengomentari kecelakaan itu.
Proyek pembangunan asrama mahasiswa 14 lantai ini diawasi oleh perusahaan konstruksi Tiongkok bernama ZJCC. Tak satu pun dari perwakilannya bersedia mengomentari kecelakaan itu.

Tragis! Delapan Meninggal akibat Crane Rubuh di Nairobi

Internasional kecelakaan kerja kenya
26 Agustus 2021 21:27
Jakarta: Sedikitnya delapan orang, dua di antaranya warga negara Tiongkok meninggal dan dua lainnya cedera setelah sebuah crane ambruk di sebuah lokasi konstruksi di ibu kota Kenya, Nairobi, Kamis, 26 Agustus 2021.

Saksi mata menyatakan bahwa crane itu jatuh ketika sebuah tim yang terdiri dari 10 pekerja berusaha membongkarnya.

"Kami kehilangan delapan orang," kata Andrew Mbogo, kepala polisi lingkungan Kilimani, tempat kecelakaan itu terjadi.  "Mereka termasuk dua warga Tiongkok dan enam warga Kenya."

Proyek pembangunan asrama mahasiswa 14 lantai ini diawasi oleh perusahaan konstruksi Tiongkok bernama ZJCC. Tak satu pun dari perwakilannya bersedia mengomentari kecelakaan itu.

Penyebab kecelakaan itu tidak segera jelas tetapi saksi mata mengatakan mereka mendengar orang-orang berteriak ketika derek itu menghantam tanah.

"Kami sedang makan siang ketika kami mendengar benda-benda jatuh dan mengira sebagian bangunan akan runtuh," kata pekerja konstruksi Michael Odhiambo kepada AFP.  "Ketika kami sampai di sana, kami menemukan crane telah patah dan jatuh."

Konstruksi yang buruk dan peraturan yang dilanggar telah menyebabkan banyak kecelakaan mematikan di Nairobi.

 Kenya sedang mengalami ledakan konstruksi, tetapi korupsi telah memungkinkan kontraktor untuk mengambil jalan pintas atau mengabaikan peraturan.

Setidaknya tiga orang meninggal pada Desember 2019 ketika sebuah bangunan tempat tinggal runtuh di Nairobi. 

Insiden itu terjadi tiga bulan setelah tujuh anak meninggal dan puluhan lainnya terluka ketika sekolah mereka rata dengan tanah dalam kecelakaan yang diduga dilakukan oleh konstruksi kelas tiga.


Pada April 2016, 49 orang meninggal ketika sebuah bangunan enam lantai runtuh di timur laut ibu kota. AFP PHOTO/Simon Maina

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif