Inspektur polisi Rajesh Babu mengenakan helm yang dimodifikasi mirip virus korona saat memberikan imbauan kepada pengendara selama lockdown di Chennai, India.
Inspektur polisi Rajesh Babu mengenakan helm yang dimodifikasi mirip virus korona saat memberikan imbauan kepada pengendara selama lockdown di Chennai, India.
Inspektur polisi tersebut mengenakan helm itu untuk memberikan imbauan kepada pengendara yang masih membandel keluyuran di luar saat lockdown telah diberlakukan di India.
Inspektur polisi tersebut mengenakan helm itu untuk memberikan imbauan kepada pengendara yang masih membandel keluyuran di luar saat lockdown telah diberlakukan di India.
Inspektur polisi Rajesh Babu memberikan sosialisasi mengenai bahaya wabah pandemi global tersebut dan langkah pencegahannya di Chennai, India.
Inspektur polisi Rajesh Babu memberikan sosialisasi mengenai bahaya wabah pandemi global tersebut dan langkah pencegahannya di Chennai, India.
Gowtham. Ia membingkai bagian luar helm dengan kelir merah dan menempelkan kertas yang menyerupai mahkota virus korona.
Gowtham. Ia membingkai bagian luar helm dengan kelir merah dan menempelkan kertas yang menyerupai mahkota virus korona.
Rajesh mengatakan sejauh ini dampaknya cukup efektif untuk membuat masyarakat sadar.
Rajesh mengatakan sejauh ini dampaknya cukup efektif untuk membuat masyarakat sadar.

Aksi Unik Polisi India Pakai Helm Virus Korona saat Patroli

Internasional Virus Korona
29 Maret 2020 13:26
Chennai: Seorang inspektur polisi di India tampil mengenakan helm yang dimodifikasi seperti virus korona saat berpatroli di Chennai, India, Minggu, 29 Maret 2020.

Inspektur polisi Rajesh Babu mengenakan helm tersebut untuk memberikan imbauan kepada pengendara yang masih membandel keluyuran di luar saat lockdown telah diberlakukan di India.

Desain helm itu lahir dari seniman lokal bernama Gowtham. Ia membingkai bagian luar helm dengan kelir merah dan menempelkan kertas yang menyerupai mahkota virus korona.

Sebagian besar dari 1,3 miliar orang di negara tersebut telah diperintahkan untuk tetap tinggal di dalam rumah selama tiga minggu, terhitung mulai Rabu , 25 Maret 2020. Saat ini di India tercatat sudah 819 kasus positif korona dan 19 orang sudah meninggal dunia. AFP Photo/Arun Sankar
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif