Gambar selebaran yang dirilis oleh University of Cambridge pada 24 November 2020 menunjukkan sketsa 'Pohon Kehidupan' tahun 1837 di halaman salah satu buku catatan ilmuwan Inggris Charles Darwin yang hilang.
Gambar selebaran yang dirilis oleh University of Cambridge pada 24 November 2020 menunjukkan sketsa 'Pohon Kehidupan' tahun 1837 di halaman salah satu buku catatan ilmuwan Inggris Charles Darwin yang hilang.
Dua buku catatan ilmuwan Inggris, Charles Darwin yang berisi gagasan rintisannya tentang evolusi dan sketsa
Dua buku catatan ilmuwan Inggris, Charles Darwin yang berisi gagasan rintisannya tentang evolusi dan sketsa "Pohon Kehidupan" yang terkenal dilaporkan hilang. Buku tersebut raib diyakini karena dicuri, menurut pihak Perpustakaan Cambridge University di Inggris.

Hilang Hampir 20 Tahun, Buku Catatan Charles Darwin Belum Ditemukan

Internasional sejarah inggris
25 November 2020 19:06
London: Dua buku catatan ilmuwan Inggris, Charles Darwin yang berisi gagasan rintisannya tentang evolusi dan sketsa "Pohon Kehidupan" yang terkenal dilaporkan hilang. Buku tersebut raib diyakini karena dicuri, menurut pihak Perpustakaan Cambridge University di Inggris.

Pada 1837, Darwin menulis buku catatan kulit yang hilang tersebut, setelah kembali dari pelayarannya dengan HMS Beagle. Harga buku catatannya pun bernilai hingga miliaran rupiah. 

Dalam satu buku, Charles Darwin menggambar diagram yang menunjukkan beberapa kemungkinan evolusi suatu spesies dan kemudian menerbitkan ilustrasi yang lebih berkembang dalam bukunya yang berjudul "On the Origin of Species" pada 1859.

Hilangnya buku karya Darwin pertama kali dilaporkan perpustakaan Cambridge University pada 2001, setelah mereka dipindahkan dari Ruang Koleksi Khusus yang kuat untuk fotografi yang akan dilakukan di sana.

Selain itu, buku-buku Charles Darwin itu juga lama diyakini telah salah disimpan di dalam gedung, yang meyimpan sekitar 10 juta buku, peta, dan manuskrip dan memiliki salah satu arsip Darwin paling signifikan di dunia.

Namun sayangnya, pencarian besar pada 2020 --yang terbesar dalam sejarah perpustakaan-- masih belum berhasil dalam upaya mereka menemukan buku catatan tersebut. AFP Photo


(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif