Bristol: Sedikitnya empat orang tewas ketika sebuah tangki kimia di pabrik pengolahan air limbah dekat Bristol di Inggris barat daya, meledak, Kamis, 3 Desember 2020 waktu setempat.
Orang kelima terluka dalam ledakan di pabrik di Avonmouth tersebut, tetapi lukanya tidak mengancam jiwa.
Polisi mengatakan mereka tidak akan berspekulasi tentang penyebab ledakan itu tetapi menambahkan itu tidak diperlakukan sebagai terkait teror.
Kepala Polisi Avon dan Somerset Inspektur Mark Runacres mengatakan bahwa ledakan di pabrik yang dioperasikan oleh Wessex Water terjadi di silo yang menampung bio-solid yang telah diolah sebelum didaur ulang sebagai kondisioner tanah organik.
Polisi mengatakan tiga korban tewas adalah karyawan Wessex Water, sedangkan korban keempat adalah kontraktor.
Seorang saksi mata, Jawad Burhan, mengatakan ada helikopter mencari orang hilang dan polisi menutup jalan terdekat menuju pabrik.
"Saya mendengar suaranya, saya sedang bekerja di samping gedung di gudang lain. Setelah 10 menit saya melihat helikopter dan polisi datang," katanya.
Perdana Menteri Boris Johnson dalam pernyataan lewat Twitter menyatakan kesedihan yang mendalam mengetahui bahwa empat orang telah kehilangan nyawa.
“Hati kami untuk para korban dan keluarga mereka,” tambahnya. AFP PHOTO/Ben Stansall Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News