Kapal pesiar MV Artania diminta meninggalkan perairan Australia setelah tujuh penumpangnya diketahui positif terinfeksi virus korona jenis baru covid-19.
Kapal pesiar MV Artania diminta meninggalkan perairan Australia setelah tujuh penumpangnya diketahui positif terinfeksi virus korona jenis baru covid-19.
Sementara tujuh penumpang yang sebagian besar warga Jerman dan dinyatakan positif covid-19 akan diterbangkan ke negara asal dengan pesawat carteran pada 28 Maret.
Sementara tujuh penumpang yang sebagian besar warga Jerman dan dinyatakan positif covid-19 akan diterbangkan ke negara asal dengan pesawat carteran pada 28 Maret.
Sementara itu kapal pesiar Magnifica yang juga sempat berlabuh, telah meninggalkan Fremanle pada Selasa, 24 Maret, setelah diizinkan mengisi bahan bakar. Kapal tersebut sebelumnya ditolak untuk berlabuh di Dubai.
Sementara itu kapal pesiar Magnifica yang juga sempat berlabuh, telah meninggalkan Fremanle pada Selasa, 24 Maret, setelah diizinkan mengisi bahan bakar. Kapal tersebut sebelumnya ditolak untuk berlabuh di Dubai.

7 Penumpang Positif Korona, MV Artania Diminta Tinggalkan Australia

27 Maret 2020 09:23
Perth: Kapal pesiar MV Artania diminta meninggalkan perairan Australia setelah tujuh penumpangnya diketahui positif terinfeksi virus korona jenis baru covid-19.

MV Artania, Kamis, 26 Maret 2020 diminta meninggalkan Pelabuhan Fremantle, beberapa hari setelah warga lokal ang terinfeksi melonjak.

Sementara tujuh penumpang yang sebagian besar warga Jerman dan dinyatakan positif covid-19 akan diterbangkan ke negara asal dengan pesawat carteran pada 28 Maret.

Menteri Utama Australia Barat Mark McGowan mengatakan dia akan meminta pemerintah nasional untuk mengerahkan Angkatan Laut jika kapal menolak untuk meninggalkan perairan Australia.

"Kapal ini harus segera pergi. Tidak ada yang akan turun di Fremantle kecuali seorang penumpang dalam keadaan darurat yang mengancam jiwa," katanya.

Sementara itu kapal pesiar Magnifica yang juga sempat berlabuh, telah meninggalkan Fremanle pada Selasa, 24 Maret, setelah diizinkan mengisi bahan bakar. Kapal tersebut sebelumnya ditolak untuk berlabuh di Dubai. AFP PHOTO/Tony Ashby 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Internasional Virus Korona covid-19