Petugas kepolisian Bryan mengarahkan pekerja untuk menjauh dari lokasi penembakan massal di sebuah taman industri di Bryan, Texas pada Kamis, 8 April 2021.
Petugas kepolisian Bryan mengarahkan pekerja untuk menjauh dari lokasi penembakan massal di sebuah taman industri di Bryan, Texas pada Kamis, 8 April 2021.
Sedikitnya satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka dalam penembakan di kawasan industri di Texas tengah, Amerika Seriakt pada Kamis, 8 April 2021 waktu setempat. Kejadian itu merupakan yang terbaru dalam serentetan kekerasan senjata massal mematikan di AS selama tiga pekan terakhir.
Sedikitnya satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka dalam penembakan di kawasan industri di Texas tengah, Amerika Seriakt pada Kamis, 8 April 2021 waktu setempat. Kejadian itu merupakan yang terbaru dalam serentetan kekerasan senjata massal mematikan di AS selama tiga pekan terakhir.
Juru bicara Kepolisian Bryan, Texas, Letnan Jason James lewat wawancara dengan CNN via telepon mengatakan bahwa penembakan berlangsung di sebuah perusahaan yang terdapat banyak pekerja di dalamnya.
Juru bicara Kepolisian Bryan, Texas, Letnan Jason James lewat wawancara dengan CNN via telepon mengatakan bahwa penembakan berlangsung di sebuah perusahaan yang terdapat banyak pekerja di dalamnya.
Kepala Kepolisian setempat Eric Buske lantas memberitahu awak media bahwa tersangka pelaku merupakan salah satu pekerja dari perusahaan tempat lokasi penembakan, Kent Moore Cabinets. Buske yakin tersangka telah ditahan di sel.
Kepala Kepolisian setempat Eric Buske lantas memberitahu awak media bahwa tersangka pelaku merupakan salah satu pekerja dari perusahaan tempat lokasi penembakan, Kent Moore Cabinets. Buske yakin tersangka telah ditahan di sel.
"Penembakan itu menewaskan satu orang di lokasi kejadian dan melukai empat lainnya," ungkap Buske. Menurutnya, orang kelima dibawa ke rumah sakit lantaran menderita serangan asma.

Penembakan Massal Kembali Terjadi di AS, 1 Orang Meninggal Beberapa Terluka

Internasional amerika serikat penembakan penembakan as
09 April 2021 08:03
Texas: Sedikitnya satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka dalam penembakan di kawasan industri Texas tengah, Amerika Seriakt pada Kamis, 8 April 2021 waktu setempat.

Kejadian itu merupakan yang terbaru dalam serentetan kekerasan senjata massal mematikan di AS selama tiga pekan terakhir.

Juru bicara Kepolisian Bryan, Texas, Letnan Jason James lewat wawancara dengan CNN via telepon mengatakan bahwa penembakan berlangsung di sebuah perusahaan yang terdapat banyak pekerja di dalamnya.

Kepala Kepolisian setempat Eric Buske lantas memberitahu awak media bahwa tersangka pelaku merupakan salah satu pekerja dari perusahaan tempat lokasi penembakan, Kent Moore Cabinets. Buske yakin tersangka telah ditahan di sel.

"Penembakan itu menewaskan satu orang di lokasi kejadian dan melukai empat lainnya," ungkap Buske. Menurutnya, orang kelima dibawa ke rumah sakit lantaran menderita serangan asma.

Penembakan terbaru di Texas tersebut terjadi beberapa jam setelah Presiden Joe Biden dan Jaksa Agung Merrick Garland mengumumkan aturan terbatas untuk menangani lonjakan kekerasan senjata di AS dalam beberapa tahun belakangan.

Kekerasan itu menyusul serentetan belasan penembakan massal mematikan di seluruh AS sejak pertengahan Maret, termasuk amukan yang menewaskan delapan orang di spa daerah Atlanta, 10 orang di swalayan Boulder, Colorado dan empat orang, termasuk bocah laki-laki berusia 9 tahun di Orange, California.

Pada Rabu, 7 April 2021 mantan pemain sepak bola profesional menembak dan menewaskan seorang dokter terkemuka di South Carolina, istrinya, dua cucunya dan satu pria lain sebelum mengakhiri hidupnya sendiri di rumahnya, yang berada tidak jauh dari lokasi penembakan, kata otoritas, Kamis. AFP PHOTO/Sam Craff

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif