Pengemudi dan kendaraan mereka mengantre memasuki Pelabuhan Dover di Kent, Inggris, Rabu, 23 Desember 2020. Prancis mengizinkan kembali perjalanan pribadi dan ribuan truk pengangkut barang dari Inggris setelah pada Selasa, 22 Desember 2020, hampir 3.000 truk telantar di Inggris akibat larangan perjalanan untuk menghentikan penyebaran varian virus korona yang telah melanda Inggris.
Pengemudi dan kendaraan mereka mengantre memasuki Pelabuhan Dover di Kent, Inggris, Rabu, 23 Desember 2020. Prancis mengizinkan kembali perjalanan pribadi dan ribuan truk pengangkut barang dari Inggris setelah pada Selasa, 22 Desember 2020, hampir 3.000 truk telantar di Inggris akibat larangan perjalanan untuk menghentikan penyebaran varian virus korona yang telah melanda Inggris.
Banyak negara di dunia menutup pintu mereka bagi pengunjung dari Inggris pada pekan ini setelah ditemukan jenis mutasi virus korona yang diperkirakan menular lebih cepat hingga 70%.
Banyak negara di dunia menutup pintu mereka bagi pengunjung dari Inggris pada pekan ini setelah ditemukan jenis mutasi virus korona yang diperkirakan menular lebih cepat hingga 70%.
Prancis bahkan mengambil langkah lebih lanjut dengan menolak penumpang dan kargo dari Inggris, beberapa hari sebelum Inggris meninggalkan Uni Eropa. Hal itu membuat ribuan pengemudi truk Eropa terjebak di Inggris bagian tenggara, menjelang Natal ini. Pemerintah Prancis kemudian mencabut blokade untuk mengizinkan para pengemudi dengan hasil tes negatif covid-19 untuk memasuki negara itu.
Prancis bahkan mengambil langkah lebih lanjut dengan menolak penumpang dan kargo dari Inggris, beberapa hari sebelum Inggris meninggalkan Uni Eropa. Hal itu membuat ribuan pengemudi truk Eropa terjebak di Inggris bagian tenggara, menjelang Natal ini. Pemerintah Prancis kemudian mencabut blokade untuk mengizinkan para pengemudi dengan hasil tes negatif covid-19 untuk memasuki negara itu.
Para pengemudi truk pertama-tama akan menjalani tes sampingan covid-19, dan mereka yang mempunyai hasil positif akan menjalani tes yang lebih komprehensif dengan PCR--yang perlu waktu lebih lama hingga hasilnya keluar.
Para pengemudi truk pertama-tama akan menjalani tes sampingan covid-19, dan mereka yang mempunyai hasil positif akan menjalani tes yang lebih komprehensif dengan PCR--yang perlu waktu lebih lama hingga hasilnya keluar.
Pengemudi yang dinyatakan positif covid-19 dari hasil tes PCR akan dipindahkan ke hotel untuk isolasi.
Pengemudi yang dinyatakan positif covid-19 dari hasil tes PCR akan dipindahkan ke hotel untuk isolasi.

Prancis Buka Kembali Perbatasan dengan Inggris

24 Desember 2020 11:59
Paris: Ribuan pengemudi truk akhirnya dapat meninggalkan Inggris untuk kembali ke Prancis mulai Rabu, 23 Desember 2020, setelah Pemerintah Prancis mencabut aturan penutupan perbatasan yang ditujukan untuk mencegah penyebaran varian baru virus penyebab covid-19.

Banyak negara di dunia menutup pintu mereka bagi pengunjung dari Inggris pada pekan ini setelah ditemukan jenis mutasi virus korona yang diperkirakan menular lebih cepat hingga 70%.

Prancis bahkan mengambil langkah lebih lanjut dengan menolak penumpang dan kargo dari Inggris, beberapa hari sebelum Inggris meninggalkan Uni Eropa. Hal itu membuat ribuan pengemudi truk Eropa terjebak di Inggris bagian tenggara, menjelang Natal ini.

Pemerintah Prancis kemudian mencabut blokade untuk mengizinkan para pengemudi dengan hasil tes negatif covid-19 untuk memasuki negara itu.

Menteri Pekerjaan Umum Inggris Robert Jenrick menyebut bahwa pihak militer akan membantu pembangunan lokasi uji deteksi covid-19 demi melancarkan mobilitas truk-truk tersebut, namun mereka memerlukan waktu untuk mengurai antreannya hingga selesai.

Para pengemudi truk pertama-tama akan menjalani tes sampingan covid-19, dan mereka yang mempunyai hasil positif akan menjalani tes yang lebih komprehensif dengan PCR--yang perlu waktu lebih lama hingga hasilnya keluar.

Pengemudi yang dinyatakan positif covid-19 dari hasil tes PCR akan dipindahkan ke hotel untuk isolasi. AFP PHOTO/Justin Tallis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Internasional Virus Korona inggris prancis covid-19