Paris: Ribuan pengemudi truk akhirnya dapat meninggalkan Inggris untuk kembali ke Prancis mulai Rabu, 23 Desember 2020, setelah Pemerintah Prancis mencabut aturan penutupan perbatasan yang ditujukan untuk mencegah penyebaran varian baru virus penyebab covid-19.
Banyak negara di dunia menutup pintu mereka bagi pengunjung dari Inggris pada pekan ini setelah ditemukan jenis mutasi virus korona yang diperkirakan menular lebih cepat hingga 70%.
Prancis bahkan mengambil langkah lebih lanjut dengan menolak penumpang dan kargo dari Inggris, beberapa hari sebelum Inggris meninggalkan Uni Eropa. Hal itu membuat ribuan pengemudi truk Eropa terjebak di Inggris bagian tenggara, menjelang Natal ini.
Pemerintah Prancis kemudian mencabut blokade untuk mengizinkan para pengemudi dengan hasil tes negatif covid-19 untuk memasuki negara itu.
Menteri Pekerjaan Umum Inggris Robert Jenrick menyebut bahwa pihak militer akan membantu pembangunan lokasi uji deteksi covid-19 demi melancarkan mobilitas truk-truk tersebut, namun mereka memerlukan waktu untuk mengurai antreannya hingga selesai.
Para pengemudi truk pertama-tama akan menjalani tes sampingan covid-19, dan mereka yang mempunyai hasil positif akan menjalani tes yang lebih komprehensif dengan PCR--yang perlu waktu lebih lama hingga hasilnya keluar.
Pengemudi yang dinyatakan positif covid-19 dari hasil tes PCR akan dipindahkan ke hotel untuk isolasi. AFP PHOTO/Justin Tallis Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News