Warga menyaksikan peluncuran prototipe kereta peluru levitasi magnetik (maglev) berkecepatan tinggi di Chengdu, Provinsi Sichuan, Rabu, 13 Januari 2021.
Warga menyaksikan peluncuran prototipe kereta peluru levitasi magnetik (maglev) berkecepatan tinggi di Chengdu, Provinsi Sichuan, Rabu, 13 Januari 2021.
Kereta yang dikembangkan oleh China Railway Rolling Stock Corp (CRRC) ini dapat melaju dengan kecepatan sangat tinggi yaitu 600 km per jam. Kereta ini direncanakan bisa mulai melayani penumpang pada 2021.
Kereta yang dikembangkan oleh China Railway Rolling Stock Corp (CRRC) ini dapat melaju dengan kecepatan sangat tinggi yaitu 600 km per jam. Kereta ini direncanakan bisa mulai melayani penumpang pada 2021.
Perlu dicatat bahwa kereta maglev tersebut menggunakan elektromagnetik agar bisa tetap bertahan di atas rel. Oleh karena tidak adanya gesekan dengan rel, kereta tersebut bisa berjalan dengan lancar dan tenang.
Perlu dicatat bahwa kereta maglev tersebut menggunakan elektromagnetik agar bisa tetap bertahan di atas rel. Oleh karena tidak adanya gesekan dengan rel, kereta tersebut bisa berjalan dengan lancar dan tenang.
Wakil Kepala Teknis CRRC Qingdao Sifang, Ding Sansan mengatakan dengan kecepatan sangat tinggi, maglev dapat melakukan perjalanan dari Beijing ke Shanghai hanya dalam waktu sekitar 3,5 jam, mengalahkan kecepatan pesawat udara yang memakan waktu 4,5 jam.
Wakil Kepala Teknis CRRC Qingdao Sifang, Ding Sansan mengatakan dengan kecepatan sangat tinggi, maglev dapat melakukan perjalanan dari Beijing ke Shanghai hanya dalam waktu sekitar 3,5 jam, mengalahkan kecepatan pesawat udara yang memakan waktu 4,5 jam.

Hebat! Tiongkok Luncurkan Prototipe Kereta Maglev Berkecepatan Tinggi

Internasional kereta api tiongkok
13 Januari 2021 19:09
Sichuan: Tiongkok meluncurkan teknologi baru dalam transportasi kereta api dengan prototipe kereta peluru levitasi magnetik (maglev) berkecepatan tinggi, Rabu, 13 Januari 2021.

Kereta yang dikembangkan oleh China Railway Rolling Stock Corp (CRRC) ini dapat melaju dengan kecepatan sangat tinggi yaitu 600 km per jam.

Kereta ini direncanakan bisa mulai melayani penumpang pada 2021. Perlu dicatat bahwa kereta maglev tersebut menggunakan elektromagnetik agar bisa tetap bertahan di atas rel.

Oleh karena tidak adanya gesekan dengan rel, kereta tersebut bisa berjalan dengan lancar dan tenang.

Dalam kondisi ideal, kereta itu bisa mencapai levitasi statis sehingga menurut Wakil Kepala Teknis CRRC Qingdao Sifang, Ding Sansan, uji coba tersebut berguna untuk memverifikasi kinerja komponen utama dan menghimpun data penting untuk optimalisasi model berikutnya.

Perlu dicatat bahwa rel Beijing-Shanghai yang populer memiliki kecepatan 350 km per jam, menjadikan prototipe yang tercepat di negara tersebut.

Ding Sansan mengatakan dengan kecepatan sangat tinggi, maglev dapat melakukan perjalanan dari Beijing ke Shanghai hanya dalam waktu sekitar 3,5 jam, mengalahkan kecepatan pesawat udara yang memakan waktu 4,5 jam.

Ding telah terlibat dalam pengembangan berbagai kereta api cepat di China, termasuk yang berkecepatan 250 kilometer per jam dan kereta peluru Fuxing yang mampu melaju dengan kecepatan 400 kilometer per jam, tercepat di dunia.

Shanghai mulai mengoperasikan sistem maglev pertama pada 2003 di jalur sepanjang 30 kilometer dari Bandar Udara Internasional Pudong menuju pusat kota.

Dengan menggunakan maglev berkecepatan 430 kilometer per jam itu, penumpang tujuan Bandara Pudong hanya butuh waktu delapan menit. AFP PHOTO

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif