Sedikitnya 14 mayat ditemukan terdampar di sebuah pantai di wilayah Myanmar.
Sedikitnya 14 mayat ditemukan terdampar di sebuah pantai di wilayah Myanmar.
Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mengutip laporan-laporan setempat menyebut temuan mayat itu mencakup anak-anak pengungsi Rohingya.
Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mengutip laporan-laporan setempat menyebut temuan mayat itu mencakup anak-anak pengungsi Rohingya.
UNHCR mengkhawatirkan, 17 orang tewas setelah perahu mereka terbalik. Sebuah organisasi penyelamat menuturkan, kelompok itu berusaha mencapai Malaysia.
UNHCR mengkhawatirkan, 17 orang tewas setelah perahu mereka terbalik. Sebuah organisasi penyelamat menuturkan, kelompok itu berusaha mencapai Malaysia.
UNHCR mengkhawatirkan, 17 orang tewas setelah perahu mereka terbalik. Sebuah organisasi penyelamat menuturkan, kelompok itu berusaha mencapai Malaysia. Thun Shwe menambahkan bahwa para korban selamat kini ditahan di kantor polisi Pathein. Tidak diketahui pasti apakah mereka akan dijerat dakwaan pidana atau tidak -- namun terkadang pengungsi Rohingya yang kedapatan kabur dari Myanmar dijerat pidana.
UNHCR mengkhawatirkan, 17 orang tewas setelah perahu mereka terbalik. Sebuah organisasi penyelamat menuturkan, kelompok itu berusaha mencapai Malaysia. Thun Shwe menambahkan bahwa para korban selamat kini ditahan di kantor polisi Pathein. Tidak diketahui pasti apakah mereka akan dijerat dakwaan pidana atau tidak -- namun terkadang pengungsi Rohingya yang kedapatan kabur dari Myanmar dijerat pidana.

14 Mayat Pengungsi Rohingya Ditemukan Terdampar di Pantai Myanmar

Internasional rohingya Myanmar UNHCR
24 Mei 2022 16:56
Naypyitaw: Sedikitnya 14 mayat ditemukan terdampar di sebuah pantai di wilayah Myanmar. Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mengutip laporan-laporan setempat menyebut temuan mayat itu mencakup anak-anak pengungsi Rohingya.

UNHCR mengkhawatirkan, 17 orang tewas setelah perahu mereka terbalik. Sebuah organisasi penyelamat menuturkan, kelompok itu berusaha mencapai Malaysia.

"Empat belas jenazah ditemukan, dan 35 lainnya, termasuk pemilik perahu diselamatkan hidup-hidup," ucap Letnan Kolonel Tun Shwe, juru bicara polisi di Pathein, dilansir dari AFP, Selasa, 24 Mei 2022.

Meskipun rincian lengkapnya masih belum jelas, UNHCR mengatakan kapal itu dilaporkan meninggalkan Sittwe di Myanmar barat pada 19 Mei. Kapal menghadapi gelombang ganas sebelum terbalik dua hari kemudian.

Seorang anggota Organisasi Penyelamatan Myanmar Pathein menuturkan, delapan mayat ditemukan pada Minggu kemarin di sebuah pantai. Sementara itu, aktivis Rohingya menyebutkan, jenazah itu terdiri dari 12 perempuan dan dua anak laki-laki.

Kapal itu membawa orang-orang dari kota Buthidaung, Maungdaw dan Sittwe di Myanmar barat. Korban selamat mengatakan kepada kelompok penyelamat bahwa 61 orang telah berada di kapal, meninggalkan 12 masih hilang.

Thun Shwe menambahkan bahwa para korban selamat kini ditahan di kantor polisi Pathein. Tidak diketahui pasti apakah mereka akan dijerat dakwaan pidana atau tidak -- namun terkadang pengungsi Rohingya yang kedapatan kabur dari Myanmar dijerat pidana. AFP Photo
 

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif