Aksi demonstrasi berakhir dengan kerusuhan di Kota Honiara, Kepulauan Solomon, Kamis, 25 November 2021, ketika Perdana Menteri Manasseh Sogavare menyerukan diakhirinya ketegangan antar pulau. Ketegangan telah menjerumuskan negara Pasifik itu ke dalam krisis.
Aksi demonstrasi berakhir dengan kerusuhan di Kota Honiara, Kepulauan Solomon, Kamis, 25 November 2021, ketika Perdana Menteri Manasseh Sogavare menyerukan diakhirinya ketegangan antar pulau. Ketegangan telah menjerumuskan negara Pasifik itu ke dalam krisis.
Para pengunjuk rasa menentang penguncian pemerintah yang diberlakukan setelah kekacauan yang meluas di ibu kota pada Rabu. Para demonstran berusaha menyerbu parlemen dan menggulingkan Sogavare.
Para pengunjuk rasa menentang penguncian pemerintah yang diberlakukan setelah kekacauan yang meluas di ibu kota pada Rabu. Para demonstran berusaha menyerbu parlemen dan menggulingkan Sogavare.
Petugas keamanan menembakkan gas air mata ke arah para pengunjuk rasa, yang telah membakar gedung-gedung, sebagian membakar sebuah kantor polisi dan sebuah bangunan kecil di dekat gedung parlemen, kata seorang juru bicara polisi.
Petugas keamanan menembakkan gas air mata ke arah para pengunjuk rasa, yang telah membakar gedung-gedung, sebagian membakar sebuah kantor polisi dan sebuah bangunan kecil di dekat gedung parlemen, kata seorang juru bicara polisi.
Tangkapan layar dari sebuah video dari Radio ZFM yang menunjukkan bagian-bagian dari distrik Chinatown terbakar di Honiara di Kepulauan Solomon, ketika para demonstran membakar gedung-gedung di ibu kota pada hari kedua protes anti-pemerintah.
Tangkapan layar dari sebuah video dari Radio ZFM yang menunjukkan bagian-bagian dari distrik Chinatown terbakar di Honiara di Kepulauan Solomon, ketika para demonstran membakar gedung-gedung di ibu kota pada hari kedua protes anti-pemerintah.

Foto: Kerusuhan Pecah di Kepulauan Solomon Dipicu Hubungan Diplomatik dengan Tiongkok

Internasional Kerusuhan Kepulauan Solomon Kerusuhan Kepuluan Solomon
25 November 2021 14:50
Honiara: Aksi demonstrasi berakhir dengan kerusuhan di Kota Honiara, Kepulauan Solomon, Kamis, 25 November 2021, ketika Perdana Menteri Manasseh Sogavare menyerukan diakhirinya ketegangan antar pulau. Ketegangan telah menjerumuskan negara Pasifik itu ke dalam krisis.

Para pengunjuk rasa menentang penguncian pemerintah yang diberlakukan setelah kekacauan yang meluas di ibu kota pada Rabu. Para demonstran berusaha menyerbu parlemen dan menggulingkan Sogavare.
 
Perdana menteri mengatakan pemerintahnya masih memegang kendali.

Ibu kota Kepulauan Solomon, Honiara, memberlakukan jam malam setelah pengunjuk rasa berusaha menyerbu parlemen negara kepulauan Pasifik itu.

Petugas keamanan menembakkan gas air mata ke arah para pengunjuk rasa, yang telah membakar gedung-gedung, sebagian membakar sebuah kantor polisi dan sebuah bangunan kecil di dekat gedung parlemen, kata seorang juru bicara polisi.

Media setempat melaporkan para pengunjuk rasa kemudian bergerak melakukan penjarahan dan merusak toko-toko di kawasan Pecinan Kota Honiara. 

Sebagian besar pengunjuk rasa di Honiara dilaporkan berasal dari pulau tetangga Malaita, di mana orang telah lama mengeluhkan pengabaian oleh pemerintah pusat.

Pemerintah lokal pulau itu juga sangat menentang keputusan Kepulauan Solomon untuk mengalihkan kesetiaan diplomatik dari Taiwan ke Tiongkok pada 2019. Ini merupakan sebuah langkah yang direkayasa oleh Sogavare yang menurut para kritikus terlalu dekat dengan Beijing. AFP Photo/Job Rongo'au Fuoo/ZFM Radio

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif