Gaza: Hamas menggelar parade militer di Jalur Gaza, Sabtu, 22 Mei 2021, sehari setelah penerapan gencatan senjata dengan Israel.
Tak hanya itu, pimpinan tertinggi Hamas di Gaza, Yehiyeh Sinwar turut hadir dalam penampilan publik pertamanya.
Ratusan pejuang Hamas mengenakan penutup wajah dan dilengkapi senapan serbu berjalan di Gaza City. Parade ini sekaligus sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya Bassem Issa, seorang komandan senior Hamas, akibat serangan Israel.
Pemimpin tertinggi Hamas di Gaza, Yahya Sinwar, memberikan penghormatan dalam penampilan publik pertamanya sejak pertempuran 11 hari. Israel mengebom kediaman Sinwar serta tokoh-tokoh senior Hamas lainnya.
Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan telah memberikan pukulan keras bagi Hamas serta tokoh-tokoh utamanya.
Namun Hamas mengklaim kemenangan setelah 11 hari pertempuran. Mereka memang kehilangan banyak tokoh senior, namun capaian dalam menyerang Israel, menyasar kota-kota jauh lebih ke dalam, belum pernah terjadi sebelumnya.
Dalam pertempuran itu, Israel melancarkan ratusan serangan udara terhadap sasaran militan di Gaza, sementara Hamas dan kelompok perlawanan lain menembakkan lebih dari 3.000 roket ke Israel hingga menjangkau Tel Aviv serta dekat Yerusalem.
Sebanyak 248 orang di Gaza tewas, termasuk 66 anak-anak serta lebih dari 1.900 luka. Sementara di pihak Israel, 12 orang tewas, termasuk dua anak. AFP Photo/Emmanuel Dunand/Hatem Rawagh
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News