Ribuan orang berunjuk rasa di Berlin untuk menentang peraturan pemerintah dalam membendung penyebaran virus korona (Covid-19).
Ribuan orang berunjuk rasa di Berlin untuk menentang peraturan pemerintah dalam membendung penyebaran virus korona (Covid-19).
Para pengunjuk rasa menyebut aksi protes tersebut sebagai 'Hari Kebebasan-Akhir Pandemi'.
Para pengunjuk rasa menyebut aksi protes tersebut sebagai 'Hari Kebebasan-Akhir Pandemi'.
Aksi tersebut dihadiri oleh sekitar 17 ribu orang yang terdiri atas loyalis konstitusional dan kelompok anti-vaksin.
Aksi tersebut dihadiri oleh sekitar 17 ribu orang yang terdiri atas loyalis konstitusional dan kelompok anti-vaksin.
Mereka menilai bahwa peraturan pemerintah terkait penanganan pandemi telah melanggar hal dan kebebasan masyarakat.
Mereka menilai bahwa peraturan pemerintah terkait penanganan pandemi telah melanggar hal dan kebebasan masyarakat.
Sejumlah spanduk protes pun terbentang. Beberapa bertuliskan, 'Jangan berpikir! Jangan memakai masker!'
Sejumlah spanduk protes pun terbentang. Beberapa bertuliskan, 'Jangan berpikir! Jangan memakai masker!'
Para pengunjuk rasa meneriakkan “Kami adalah oerang bebas!”
Para pengunjuk rasa meneriakkan “Kami adalah oerang bebas!”
Kini angka infeksi Covid-19 di Jerman naik lagi setelah dianggap berhasil membendung penyebaran virus korona. Lebih dari 200.000 kasus positif Covid-19 dilaporkan dengan jumlah kematian hampir menyentuh angka 1.000 kematian.
Kini angka infeksi Covid-19 di Jerman naik lagi setelah dianggap berhasil membendung penyebaran virus korona. Lebih dari 200.000 kasus positif Covid-19 dilaporkan dengan jumlah kematian hampir menyentuh angka 1.000 kematian.

Ribuan Warga Jerman Unjuk Rasa Tolak Pakai Masker

Internasional Virus Korona
03 Agustus 2020 09:37
Berlin: Ribuan orang berunjuk rasa di Berlin untuk menentang peraturan pemerintah dalam membendung penyebaran virus korona (Covid-19), Sabtu 1 Agustus 2020.

Para pengunjuk rasa menyebut aksi protes tersebut sebagai 'Hari Kebebasan-Akhir Pandemi'.

Aksi tersebut dihadiri oleh sekitar 17 ribu orang yang terdiri atas loyalis konstitusional dan kelompok anti-vaksin. Mereka menilai bahwa peraturan pemerintah terkait penanganan pandemi telah melanggar hal dan kebebasan masyarakat.

Sejumlah spanduk protes pun terbentang. Beberapa bertuliskan, 'Jangan berpikir! Jangan memakai masker!'

Ada juga sekelompok kecil kelompok sayap kanan yang membawa bendera kekaisaran Jerman. Para pengunjuk rasa meneriakkan “Kami adalah oerang bebas!”

Kini angka infeksi Covid-19 di Jerman naik lagi setelah dianggap berhasil membendung penyebaran virus korona. Lebih dari 200.000 kasus positif Covid-19 dilaporkan dengan jumlah kematian hampir menyentuh angka 1.000 kematian. AFP Photo/John Macdougall

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif