Honduras pada hari Selasa, 26 Juli 2022 mengekstradisi Herlinda Bobadilla, seorang tersangka pemimpin geng berusia 61 tahun, ke Amerika Serikat atas tuduhan narkoba.
Honduras pada hari Selasa, 26 Juli 2022 mengekstradisi Herlinda Bobadilla, seorang tersangka pemimpin geng berusia 61 tahun, ke Amerika Serikat atas tuduhan narkoba.
Diborgol dan dikelilingi oleh anggota pasukan khusus, Bobadilla dibawa ke pangkalan angkatan udara di Toncontin dekat ibukota Tegucigalpa.
Diborgol dan dikelilingi oleh anggota pasukan khusus, Bobadilla dibawa ke pangkalan angkatan udara di Toncontin dekat ibukota Tegucigalpa.
Dia diserahkan kepada enam anggota US Drug Enforcement Administration (DEA) dan dikawal ke sebuah pesawat yang lepas landas ke Amerika Serikat.
Dia diserahkan kepada enam anggota US Drug Enforcement Administration (DEA) dan dikawal ke sebuah pesawat yang lepas landas ke Amerika Serikat.
Dia akan diadili di Pengadilan Distrik Timur Virginia atas tuduhan konspirasi mendistribusikan kokain untuk diekspor secara tidak sah ke Amerika Serikat, menurut dakwaan.
Dia akan diadili di Pengadilan Distrik Timur Virginia atas tuduhan konspirasi mendistribusikan kokain untuk diekspor secara tidak sah ke Amerika Serikat, menurut dakwaan.

Honduras Ekstradisi Bos Geng Narkoba ke AS

Internasional narkoba Honduras
27 Juli 2022 09:27
Jakarta: Honduras pada hari Selasa, 26 Juli 2022 mengekstradisi Herlinda Bobadilla, seorang tersangka pemimpin geng berusia 61 tahun, ke Amerika Serikat atas tuduhan narkoba. Penangkapan Bobadilla diwarnai baku tembak yang menewaskan salah satu putranya.

Sebuah dakwaan AS menuduh Bobadilla, juga dikenal sebagai Chinda, dan dua putranya memimpin kartel narkoba 'Los Montes' -- salah satu yang terbesar di Honduras.

"Los Montes bertanggung jawab atas distribusi kokain dalam jumlah berton-ton ke Amerika Serikat senilai jutaan dolar AS," kata dakwaan.

Pemimpin klan ditangkap bersama tiga orang lainnya di departemen pegunungan Colon di timur laut negara itu pada bulan Mei.

Salah satu putranya, Tito, tewas dalam baku tembak. Seorang lagi melarikan diri dan masih buron.

Ketiganya diduga menguasai Los Montes setelah putra Bobadilla lainnya, Noe Montes-Bobadilla, ditangkap dan diekstradisi ke AS pada 2017 dan kemudian dijatuhi hukuman 37 tahun penjara karena perdagangan narkoba.

Diborgol dan dikelilingi oleh anggota pasukan khusus, Bobadilla dibawa ke pangkalan angkatan udara di Toncontin dekat ibukota Tegucigalpa.

Dia diserahkan kepada enam anggota US Drug Enforcement Administration (DEA) dan dikawal ke sebuah pesawat yang lepas landas ke Amerika Serikat.

Dia akan diadili di Pengadilan Distrik Timur Virginia atas tuduhan konspirasi mendistribusikan kokain untuk diekspor secara tidak sah ke Amerika Serikat, menurut dakwaan.

AS telah menawarkan hadiah hingga USD5 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Bobadilla dan putra-putranya. AFP PHOTO/Orlando Sierra

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif