Warga Irak mengangkut peti mati kerabat yang tewas dalam kebakaran di rumah sakit Ibn al-Khatib yang disediakan untuk kasus Covid-19 paling parah, di ibu kota Baghdad.
Warga Irak mengangkut peti mati kerabat yang tewas dalam kebakaran di rumah sakit Ibn al-Khatib yang disediakan untuk kasus Covid-19 paling parah, di ibu kota Baghdad.
Korban meninggal akibat kebakaran di salah satu RS khusus penanganan Covid-19 di Baghdad Timur, Irak, bertambah menjadi 82 orang.
Korban meninggal akibat kebakaran di salah satu RS khusus penanganan Covid-19 di Baghdad Timur, Irak, bertambah menjadi 82 orang.
Kebakaran terjadi di rumah sakit Ibn al-Khatib di Baghdad Timur, Irak. Kebakaran tersebut dipicu oleh ledakan di salah satu tempat penyimpanan oksigen.
Kebakaran terjadi di rumah sakit Ibn al-Khatib di Baghdad Timur, Irak. Kebakaran tersebut dipicu oleh ledakan di salah satu tempat penyimpanan oksigen.
Kementerian Kesehatan Irak mengatakan 82 orang tewas dan 110 luka-luka akibat kebarakan tersebut.
Kementerian Kesehatan Irak mengatakan 82 orang tewas dan 110 luka-luka akibat kebarakan tersebut.
Sementara itu, Komisi Hak Asasi Manusia Irak mengatakan 28 korban tewas di antaranya adalah pasien yang harus melepas ventilator untuk menghindari api.
Sementara itu, Komisi Hak Asasi Manusia Irak mengatakan 28 korban tewas di antaranya adalah pasien yang harus melepas ventilator untuk menghindari api.

Korban Tewas Akibat Kebakaran RS Covid-19 di Irak Jadi 82 Orang

26 April 2021 15:41
Baghdad: Korban meninggal akibat kebakaran di salah satu RS khusus penanganan Covid-19 di Baghdad Timur, Irak, bertambah menjadi 82 orang.

Dilansir AFP, Senin, 26 April 2021, kebakaran terjadi di rumah sakit Ibn al-Khatib di Baghdad Timur, Irak. Kebakaran tersebut dipicu oleh ledakan di salah satu tempat penyimpanan oksigen.

Kementerian Kesehatan Irak mengatakan 82 orang tewas dan 110 luka-luka akibat kebarakan tersebut. Sementara itu, Komisi Hak Asasi Manusia Irak mengatakan 28 korban tewas di antaranya adalah pasien yang harus melepas ventilator untuk menghindari api.

Api yang dimulai dari ruang penyimpanan oksigen itu pun cepat menyebar hingga ke beberapa lantai rumah sakit tersebut.

Dinas Pertahanan Sipil Irak mengatakan rumah sakit tidak memiliki sistem proteksi kebakaran. Karena itulah, api cepat menyebat ke seluruh rumah sakit.

Selain itu, petugas kebakaran juga mengalami keterlambatan lantaran letak rumah sakit yang berada di pinggiran pertanian Baghdad yang terpencil. Kondisi ini pun sempat membuat marah warga Irak. AFP Photo/Ali Najafi/Ahmad Al-Rubaya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KHL)

Internasional kebakaran Rumah Sakit rumah sakit rujukan covid-19