Arkeolog di Mesir menemukan 59 peti mati kayu kuno atau sarkofagus berisi mumi berusia 2.500 tahun yang terkubur dan terawetkan dengan baik.
Arkeolog di Mesir menemukan 59 peti mati kayu kuno atau sarkofagus berisi mumi berusia 2.500 tahun yang terkubur dan terawetkan dengan baik.
Puluhan peti mati itu ditemukan di selatan Kairo di kuburan Saqqara yang luas, pemakaman ibu kota Mesir kuno Memphis, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO.
Puluhan peti mati itu ditemukan di selatan Kairo di kuburan Saqqara yang luas, pemakaman ibu kota Mesir kuno Memphis, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO.
Ketika salah satu sarkofagus dibuka, tampak tubuh mumi yang dibungkus kain pemakaman yang bertuliskan hieroglif dalam warna-warna cerah. Sarkofagus kuno itu sendiri dipenuhi hiasan.
Ketika salah satu sarkofagus dibuka, tampak tubuh mumi yang dibungkus kain pemakaman yang bertuliskan hieroglif dalam warna-warna cerah. Sarkofagus kuno itu sendiri dipenuhi hiasan.
Para arkeolog menduga mumi dalam peti mati tersebut terdiri dari golongan pendeta, para bangsawan, dan tokoh-tokoh penting bangsa Mesir kuno di era dinasti ke-26.
Para arkeolog menduga mumi dalam peti mati tersebut terdiri dari golongan pendeta, para bangsawan, dan tokoh-tokoh penting bangsa Mesir kuno di era dinasti ke-26.
Dugaan itu didasarkan pada temuan patung-patung perunggu yang juga ditemukan di lokasi ekskavasi. Patung tersebut menggambarkan Nefertem, dewa kuno bunga teratai.
Dugaan itu didasarkan pada temuan patung-patung perunggu yang juga ditemukan di lokasi ekskavasi. Patung tersebut menggambarkan Nefertem, dewa kuno bunga teratai.
Menteri Pariwisata dan Barang Antik Mesir, Khaled al-Anani, kepada AFP menerangkan bahwa puluhan peti mati itu akan dibuka dalam waktu dekat di Museum Besar Mesir di Giza.
Menteri Pariwisata dan Barang Antik Mesir, Khaled al-Anani, kepada AFP menerangkan bahwa puluhan peti mati itu akan dibuka dalam waktu dekat di Museum Besar Mesir di Giza.
Peti-peti mati tersebut akan diletakkan di aula yang berseberangan dengan aula 32 sarkofagus para pendeta dari dinasti ke-22. Sarkofagus tersebut ditemukan tahun lalu di Kota Luxor.
Peti-peti mati tersebut akan diletakkan di aula yang berseberangan dengan aula 32 sarkofagus para pendeta dari dinasti ke-22. Sarkofagus tersebut ditemukan tahun lalu di Kota Luxor.

Arkeolog Mesir Temukan 59 Mumi Berusia Lebih dari 2.500 Tahun

Internasional mesir Arkeologi
05 Oktober 2020 14:19
Sanggara: Arkeolog di Mesir menemukan 59 peti mati kayu kuno atau sarkofagus berisi mumi berusia 2.500 tahun yang terkubur dan terawetkan dengan baik.

Puluhan peti mati itu ditemukan di selatan Kairo di kuburan Saqqara yang luas, pemakaman ibu kota Mesir kuno Memphis, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO.

Peti-peti ini digali dan ditemukan dalam beberapa minggu terakhir dan baru diumumkan pada Sabtu, 3 Oktober 2020.

Ketika salah satu sarkofagus dibuka, tampak tubuh mumi yang dibungkus kain pemakaman yang bertuliskan hieroglif dalam warna-warna cerah. Sarkofagus kuno itu sendiri dipenuhi hiasan.

Para arkeolog menduga mumi dalam peti mati tersebut terdiri dari golongan pendeta, para bangsawan, dan tokoh-tokoh penting bangsa Mesir kuno di era dinasti ke-26.

Dugaan itu didasarkan pada temuan patung-patung perunggu yang juga ditemukan di lokasi ekskavasi. Patung tersebut menggambarkan Nefertem, dewa kuno bunga teratai.

Menteri Pariwisata dan Barang Antik Mesir, Khaled al-Anani, kepada AFP menerangkan bahwa puluhan peti mati itu akan dibuka dalam waktu dekat di Museum Besar Mesir di Giza.

Peti-peti mati tersebut akan diletakkan di aula yang berseberangan dengan aula 32 sarkofagus para pendeta dari dinasti ke-22. Sarkofagus tersebut ditemukan tahun lalu di Kota Luxor. AFP Photo/Khaled Desouki

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif