Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang membakar sebuah klinik medis di utara Teheran, Ibu Kota Iran, Selasa, 30 Juni 2020 malam waktu setempat.
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang membakar sebuah klinik medis di utara Teheran, Ibu Kota Iran, Selasa, 30 Juni 2020 malam waktu setempat.
Sedikitnya 19 orang tewas dan enam lainnya terluka akibat ledakan dahsyat yang mengguncang sebuah klinik medis di utara ibu kota Iran, Teheran tersebut.
Sedikitnya 19 orang tewas dan enam lainnya terluka akibat ledakan dahsyat yang mengguncang sebuah klinik medis di utara ibu kota Iran, Teheran tersebut.
"Sebuah ledakan dilaporkan terjadi pada pukul 20:56 (1626 GMT) diikuti oleh kebakaran di klinik Sina At'har. Unit-unit medis segera dikirim," kata layanan medis darurat Teheran dalam sebuah pernyataan. "13 orang ditemukan tewas, sementara 6 yang terluka dibawa ke RS."
Juru bicara departemen pemadam kebakaran Teheran, Jalal Maleki, juga mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran menemukan enam lagi korban tewas setelah kebakaran itu dapat dipadamkan sekitar dua jam kemudian, sehingga menambah jumlah korban menjadi 19 orang.
Juru bicara departemen pemadam kebakaran Teheran, Jalal Maleki, juga mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran menemukan enam lagi korban tewas setelah kebakaran itu dapat dipadamkan sekitar dua jam kemudian, sehingga menambah jumlah korban menjadi 19 orang. "15 korban tewas adalah perempuan," kata televisi pemerintah.
Dalam sebuah wawancara TV, Maleki mengatakan ledakan itu terjadi diduga akibat kebocoran gas di ruang bawah tanah klinik.
Dalam sebuah wawancara TV, Maleki mengatakan ledakan itu terjadi diduga akibat kebocoran gas di ruang bawah tanah klinik. "Beberapa korban berada di lantai atas untuk menjalani operasi ringan dan pencitraan medis," katanya. "Sayangnya mereka kehilangan nyawa karena terbakar dan menghirup asap tebal."

Ledakan Dahsyat Guncang Klinik di Teheran, 19 Tewas

Internasional iran
01 Juli 2020 08:50
Teheran: Sedikitnya 19 orang tewas dan enam lainnya terluka akibat ledakan dahsyat yang mengguncang sebuah klinik medis di utara ibu kota Iran, Teheran pada Selasa, 30 Juni 2020 waktu setempat.

Ledakan di pusat kesehatan Sina At'har menyebabkan kerusakan pada bangunan-bangunan di sekitarnya dan mengirimkan asap hitam tebal ke angkasa, lapor televisi pemerintah.

"Sebuah ledakan dilaporkan terjadi pada pukul 20:56 (1626 GMT) diikuti oleh kebakaran di klinik Sina At'har. Unit-unit medis segera dikirim," kata layanan medis darurat Teheran dalam sebuah pernyataan. "13 orang ditemukan tewas, sementara 6 yang terluka dibawa ke RS."

Juru bicara departemen pemadam kebakaran Teheran, Jalal Maleki, juga mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran menemukan enam lagi korban tewas setelah kebakaran itu dapat dipadamkan sekitar dua jam kemudian, sehingga menambah jumlah korban menjadi 19 orang. "15 korban tewas adalah perempuan," kata televisi pemerintah.

Dalam sebuah wawancara TV, Maleki mengatakan ledakan itu terjadi diduga akibat kebocoran gas di ruang bawah tanah klinik. "Beberapa korban berada di lantai atas untuk menjalani operasi ringan dan pencitraan medis," katanya. "Sayangnya mereka kehilangan nyawa karena terbakar dan menghirup asap tebal."

Pekan lalu ledakan juga terjadi di dekat kmpleks militer tak jauh dari Teheran, yang menurut Kementerian Pertahanan disebabkan oleh kebocoran tangki di fasilitas penyimpanan gas. Tak ada korban tewas maupun luka yang dilaporkan akibat insiden tersebut. AFP PHOTO/ISNA/Amir Kholousi
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif