Pria bersenjata menembak dua anak dan seorang kakek hingga tewas di sebuah kota dekat Roma, Italia. Setelah itu, pelaku penembakan bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri.
Pria bersenjata menembak dua anak dan seorang kakek hingga tewas di sebuah kota dekat Roma, Italia. Setelah itu, pelaku penembakan bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri.
Dilansir AFP, Senin, 14 Juni 2021, para pejabat Italia mengatakan bahwa ketiga korban terdiri dari dua bocah kakak-beradik berusia 5 tahun dan 10 tahun, dan seorang kakek berusia 84 tahun.
Dilansir AFP, Senin, 14 Juni 2021, para pejabat Italia mengatakan bahwa ketiga korban terdiri dari dua bocah kakak-beradik berusia 5 tahun dan 10 tahun, dan seorang kakek berusia 84 tahun.
Disebutkan bahwa pelaku penembakan sempat bersembunyi di apartemen terdekat selama tiga jam ketika negosiator mencoba membujuknya untuk keluar.
Disebutkan bahwa pelaku penembakan sempat bersembunyi di apartemen terdekat selama tiga jam ketika negosiator mencoba membujuknya untuk keluar.
Laporan saksi mata ke media Italia menunjukkan pelaku penembakan sebelumnya menderita masalah kesehatan mental.
Laporan saksi mata ke media Italia menunjukkan pelaku penembakan sebelumnya menderita masalah kesehatan mental.
Dia tampak melepas tembakan secara acak ketika dia menembak dua anak laki-laki yang bermain di taman dan seorang kakek bersepeda yang melintas.
Dia tampak melepas tembakan secara acak ketika dia menembak dua anak laki-laki yang bermain di taman dan seorang kakek bersepeda yang melintas.

Penembakan Brutal di Italia, Dua Anak dan Seorang Kakek Meninggal

Internasional penembakan Italia
14 Juni 2021 12:35
Milan: Pria bersenjata menembak dua anak dan seorang kakek hingga tewas di sebuah kota dekat Roma, Italia. Setelah itu, pelaku penembakan bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri.

Wali Kota Ardea, Mario Savarese mengatakan pria bersenjata dan para korban sama-sama berasal dari kawasan perumahan yang sama di Ardea, tempat insiden maut itu terjadi.

Dilansir AFP, Senin, 14 Juni 2021, para pejabat Italia mengatakan bahwa ketiga korban terdiri dari dua bocah kakak-beradik berusia 5 tahun dan 10 tahun, dan seorang kakek berusia 84 tahun.

Disebutkan bahwa pelaku penembakan sempat bersembunyi di apartemen terdekat selama tiga jam ketika negosiator mencoba membujuknya untuk keluar.

Laporan saksi mata ke media Italia menunjukkan pelaku penembakan sebelumnya menderita masalah kesehatan mental. Dia tampak melepas tembakan secara acak ketika dia menembak dua anak laki-laki yang bermain di taman dan seorang kakek bersepeda yang melintas. AFP Photo/Claudio Peri/ANSA/STR/ITALIAN CARABINIERI PRESS OFFICE

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif