Grafis roket Tiongkok Long March 5B, yang sebagian diperkirakan akan masuk kembali tanpa terkendali ke atmosfer bumi pada Sabtu, 8 Mei 2021 sekitar pukul 23.00 GMT atau Minggu, 9 Mei 2021 pukul 06.00 WIB.
Grafis roket Tiongkok Long March 5B, yang sebagian diperkirakan akan masuk kembali tanpa terkendali ke atmosfer bumi pada Sabtu, 8 Mei 2021 sekitar pukul 23.00 GMT atau Minggu, 9 Mei 2021 pukul 06.00 WIB.
Segmen utamanya yang berbobot 18 ton saat ini terjun bebas dan para ahli mengatakan sulit untuk mengatakan dengan tepat di mana dan kapan bagian-bagian tersebut akan jatuh.
Segmen utamanya yang berbobot 18 ton saat ini terjun bebas dan para ahli mengatakan sulit untuk mengatakan dengan tepat di mana dan kapan bagian-bagian tersebut akan jatuh.

Otoritas Tiongkok mengatakan sebagian besar komponen roket kemungkinan akan hancur saat masuk kembali Bumi.
Otoritas Tiongkok mengatakan sebagian besar komponen roket kemungkinan akan hancur saat masuk kembali Bumi. "Kemungkinan menyebabkan kerusakan di lapangan sangat rendah," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin kepada wartawan, Jumat.
Meskipun ada spekulasi yang berkembang tentang di mana tepatnya roket - atau bagiannya - akan mendarat, ada kemungkinan besar setiap puing yang tidak terbakar akan jatuh ke laut, karena permukaan Bumi terdiri dari 70 persen lautan.
Meskipun ada spekulasi yang berkembang tentang di mana tepatnya roket - atau bagiannya - akan mendarat, ada kemungkinan besar setiap puing yang tidak terbakar akan jatuh ke laut, karena permukaan Bumi terdiri dari 70 persen lautan.

Duh, Roket Tiongkok akan Jatuh tak Terkendali ke Bumi Akhir Pekan Ini

Internasional antariksa Luar Angkasa Tiongkok
08 Mei 2021 18:11
Jakarta: Roket Tiongkok Long March-5B diperkirakan akan masuk kembali secara tidak terkendali ke atmosfer Bumi pada akhir pekan ini. Tetapi Beijing telah meremehkan ketakutan tersebut dan mengatakan hanya ada risiko kerusakan yang sangat rendah.

Roket Long March-5B diluncurkan pada 29 April lalu dengan membawa modul pertama untuk membangun stasiun luar angkasa masa depan Tiongkok ke orbit Bumi. 

Segmen utamanya yang berbobot 18 ton saat ini terjun bebas dan para ahli mengatakan sulit untuk mengatakan dengan tepat di mana dan kapan bagian-bagian tersebut akan jatuh. 

Menurut Pentagon, Long March diperkirakan masuk kembali pada Sabtu, 8 Mei 2021 sekitar pukul 23.00 GMT atau Minggu, 9 Mei 2021 pukul 06.00 WIB.

Otoritas Tiongkok mengatakan sebagian besar komponen roket kemungkinan akan hancur saat masuk kembali Bumi. 

"Kemungkinan menyebabkan kerusakan di lapangan sangat rendah," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin kepada wartawan, Jumat.

Meskipun ada spekulasi yang berkembang tentang di mana tepatnya roket - atau bagiannya - akan mendarat, ada kemungkinan besar setiap puing yang tidak terbakar akan jatuh ke laut, karena permukaan Bumi terdiri dari 70 persen lautan. 

"Kami berharap itu akan mendarat di tempat yang tidak akan merugikan siapa pun," kata juru bicara Pentagon Mike Howard.

Howard mengatakan Amerika Serikat sedang melacak segmen roket tetapi titik masuk yang tepat ke atmosfer bumi tidak dapat ditentukan sampai beberapa jam setelah masuk kembali".

Menteri Pertahanan Lloyd Austin sebelumnya mengatakan bahwa militer AS tidak memiliki rencana untuk menembak jatuh, dan menyatakan bahwa Tiongkok telah lalai membiarkannya jatuh dari orbit.

"Mengingat ukuran objeknya, pasti akan ada potongan besar yang tersisa," kata Florent Delefie, astronom di Observatorium Paris-PSL.

 "Kemungkinan puing-puing mendarat di zona berpenghuni sangat kecil, mungkin satu dari sejuta."

Pada 2020, puing-puing dari roket Long March lainnya jatuh di desa-desa di Pantai Gading, menyebabkan kerusakan struktural tetapi tidak ada korban luka atau kematian. AFP PHOTO/China News Service

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif