Kyiv: Sebanyak 13 orang yang disandera oleh seorang pria bersenjata di sebuah bus di Ukraina barat telah dibebaskan, Selasa, 21 Juli 2020 waktu setempat. Pembebasan sandera berlangsung alot dan polisi membutuhkan waktu lebih dari 12 jam untuk negosiasi.
"Para sandera dibebaskan! Pelaku penyanderaan di bus di Lutsk telah ditahan," kata Kementerian Dalam Negeri Ukraina yang diposting di Telegram.
Layanan keamanan SBU mengatakan total 13 sandera dibebaskan dan tidak ada warga sipil yang terluka dalam insiden tersebut.
"Teroris telah diidentifikasi sebagai Maksym Kryvosh, yang menyebarkan pandangan ekstremis," kata layanan itu dalam sebuah pernyataan. Maksym Kryvosh berusia 44 tahun dan dilahirkan di Rusia.
Wakil Menteri Dalam Negeri Anton Gerashchenko mengatakan Kryvosh telah dihukum dua kali dan menghabiskan sekitar 10 tahun di penjara.
Mendagri Arsen Avakov memposting foto dan video di Twitter-nya tentang orang-orang yang dikawal oleh petugas keamanan dan seorang pria berjins berbaring telungkup di aspal dengan tangan di belakang punggungnya. AFP PHOTO/Yuriy Dyachyshyn Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News