Petugas pemadam kebakaran melakukan pendingian di dekat truk gas yang meledak dan terbakar di distrik Baruwa-Ipaja di Lagos, pada Kamis, 8 Oktober 2020.
Petugas pemadam kebakaran melakukan pendingian di dekat truk gas yang meledak dan terbakar di distrik Baruwa-Ipaja di Lagos, pada Kamis, 8 Oktober 2020.
Sebuah truk bermuatan gas meledak dan terbakar di di ibu kota komersial Nigeria, Lagos, Kamis, 8 Oktober 2020 waktu setempat. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang tewas dan delapan lainnya terluka parah serta menghancurkan puluhan rumah dan toko.
Sebuah truk bermuatan gas meledak dan terbakar di di ibu kota komersial Nigeria, Lagos, Kamis, 8 Oktober 2020 waktu setempat. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang tewas dan delapan lainnya terluka parah serta menghancurkan puluhan rumah dan toko.
"Insiden yang terbaru dari serangkaian kecelakaan bahan bakar di Nigeria terjadi terjadi sekitar pukul 6:00 pagi saat truk itu sedang membongkar muatan gas di sebuah depot di distrik Baruwa-Ipaja," kata Ibrahim Farinloye dari National Emergency Management Agency (NEMA).
Tiga orang - seorang wanita dan anak-anaknya - diselamatkan, kata Farinloye, sementara pejabat darurat lainnya mengatakan jumlah total orang yang terluka meningkat menjadi delapan. Dia menambahkan lebih dari 40 rumah, 89 toko dan banyak kendaraan terbakar akibat kejadian tersebut.
Tiga orang - seorang wanita dan anak-anaknya - diselamatkan, kata Farinloye, sementara pejabat darurat lainnya mengatakan jumlah total orang yang terluka meningkat menjadi delapan. Dia menambahkan lebih dari 40 rumah, 89 toko dan banyak kendaraan terbakar akibat kejadian tersebut.
"Generator yang menyala di dalam depot gas diduga menyebabkan percikan yang memicu ledakan," kata Farinloye.
Femi Oke-Osanyintolu dari Badan Manajemen Darurat Negara Bagian Lagos (LASEMA) mengkonfirmasi jumlah korban tewas dan mengatakan delapan orang dengan luka bakar parah telah dirawat di rumah sakit.
Femi Oke-Osanyintolu dari Badan Manajemen Darurat Negara Bagian Lagos (LASEMA) mengkonfirmasi jumlah korban tewas dan mengatakan delapan orang dengan luka bakar parah telah dirawat di rumah sakit.

Truk Bermuatan Gas Meledak dan Terbakar, 5 Tewas

Internasional nigeria
09 Oktober 2020 09:27
Lagos: Sebuah truk bahan bakar minyak (BBM) bermuatan gas meledak dan terbakar di di ibu kota komersial Nigeria, Lagos, Kamis, 8 Oktober 2020 waktu setempat. 

Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang tewas dan delapan lainnya terluka parah serta menghancurkan puluhan rumah dan toko, kata layanan darurat.

"Insiden yang terbaru dari serangkaian kecelakaan bahan bakar di Nigeria terjadi terjadi sekitar pukul 6:00 pagi saat truk itu sedang membongkar muatan gas di sebuah depot di distrik Baruwa-Ipaja," kata Ibrahim Farinloye dari National Emergency Management Agency (NEMA).

Dia mengatakan petugas penyelamat segera dikerahkan ke tempat kejadian. "Kami telah menemukan lima mayat yang hangus," katanya.

Tiga orang - seorang wanita dan anak-anaknya - diselamatkan, kata Farinloye, sementara pejabat darurat lainnya mengatakan jumlah total orang yang terluka meningkat menjadi delapan.

Dia menambahkan lebih dari 40 rumah, 89 toko dan banyak kendaraan terbakar akibat kejadian tersebut.

"Generator yang menyala di dalam depot gas diduga menyebabkan percikan yang memicu ledakan," kata Farinloye.

Femi Oke-Osanyintolu dari Badan Manajemen Darurat Negara Bagian Lagos (LASEMA) mengkonfirmasi jumlah korban tewas dan mengatakan delapan orang dengan luka bakar parah telah dirawat di rumah sakit.

Dia mengatakan ledakan telah diatasi, sembari menambahkan bahwa pihak berwenang akan menyelidiki insiden tersebut.

"Penyelidikan menunjukkan bahwa ini adalah insiden yang sepenuhnya bisa dihindari yang disebabkan oleh kecerobohan operator," katanya.

Dia mendesak warga Lagos untuk melaporkan praktik-praktik yang tidak baik dan berbahaya di lingkungan mereka ke lembaga terkait. AFP PHOTO/Pius Utomi Ekpei

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif