Jakarta: Israel menyerang sejumlah lokasi di Gaza setelah gerilyawan Palestina menembakkan roket ke selatan negara itu.
Angkatan Pertahanan Israel mengatakan bahwa tiga target Hamas - termasuk lokasi pembuatan roket, infrastruktur bawah tanah, dan pos militer - telah diserang.
"Hamas akan menanggung konsekuensi atas semua teror yang berasal dari Gaza," kata IDF dalam tweet.
Menurut pernyataan militer, sirene telah terdengar sebelumnya di kota pelabuhan selatan Ashkelon dan daerah di sekitar Jalur Gaza.
"Dua roket ditembakkan dari Jalur Gaza menuju wilayah Israel," sebuah pernyataan dari militer mengatakan pada hari Jumat, 25 Desember 2020, sembari menambahkan bahwa serangan itu telah dicegat oleh Sistem Pertahanan Udara Kubah Besi. Tidak ada laporan kerusakan akibat intersepsi.
Layanan medis darurat Israel mengatakan beberapa orang dirawat karena mengalami syok.
Kebakaran terbaru dari daerah kantong Palestina yang diperintah Hamas terjadi lebih dari sebulan setelah satu roket ditembakkan dari jalur pantai ke Israel.
Hamas, yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh Israel, merebut Gaza dari saingan gerakan Palestina Fatah pada 2007, dalam peristiwa yang nyaris menjadi perang saudara.
Sejak itu Hamas telah berperang tiga kali dengan Israel di wilayah pesisir, tempat tinggal sekitar dua juta warga Palestina. Israel sejak itu mempertahankan blokade yang melumpuhkan di Jalur Gaza untuk mencegah senjata Hamas. AFP PHOTO/Mahmud Hams Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News