Pemimpin Sekte Gereja Shincheonji Yesus, Lee Man-hee membungkukkan badan saat meminta maaf terkait penyebaran virus korona di Korsel, di Gapyeong, Senin, 2 Maret 2020. Lee dikaitkan dengan banyaknya pasien yang terjangkit virus korona di Korsel.
Pemimpin Sekte Gereja Shincheonji Yesus, Lee Man-hee membungkukkan badan saat meminta maaf terkait penyebaran virus korona di Korsel, di Gapyeong, Senin, 2 Maret 2020. Lee dikaitkan dengan banyaknya pasien yang terjangkit virus korona di Korsel.
Kepala Shincheonji, Lee Man-hee memohon pengampunan setelah pemerintah kota Seoul mengajukan pengaduan pembunuhan terhadapnya, karena gagal bekerja sama dalam mengatasi epidemi Covid-19.
Kepala Shincheonji, Lee Man-hee memohon pengampunan setelah pemerintah kota Seoul mengajukan pengaduan pembunuhan terhadapnya, karena gagal bekerja sama dalam mengatasi epidemi Covid-19.
"Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada semua orang," kata Lee. "Meskipun tidak disengaja, banyak orang telah terinfeksi. Saya mencari pengampunan dari orang-orang. Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah atas usahanya. Saya juga mencari pengampunan dari pemerintah.
Lee dihormati oleh para pengikutnya sebagai 'Pendeta yang Dijanjikan'. Lee menjanyikan akan membawa 144 ribu pengikut bersamanya ke surga saat Hari Penghakiman tiba. Dia saat ini punya lebih dari 200 ribu jemaat.
Lee dihormati oleh para pengikutnya sebagai 'Pendeta yang Dijanjikan'. Lee menjanyikan akan membawa 144 ribu pengikut bersamanya ke surga saat Hari Penghakiman tiba. Dia saat ini punya lebih dari 200 ribu jemaat.

Pemimpin Gereja Daegu Minta Maaf Terkait Penyebaran Korona

02 Maret 2020 16:27
Seoul: Pemimpin sebuah sekte di Korea Selatan meminta maaf terkait penyebaran virus korona di negara tersebut. Separuh lebih dari 4 ribu kasus virus korona di Korsel, terjadi di Kota Daegu, tempat berdirinya Sekte Gereja Shincheonji Yesus. AFP PHOTO/POOL

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Internasional Virus Korona covid-19