Pertempuran antara Azerbaijan dengan wilayahnya yang memisahkan diri, Nagorny-Karabakh, yang didukung oleh Armenia, makin memanas usai pengumuman pengerahan militer kedua pihak.
Pertempuran antara Azerbaijan dengan wilayahnya yang memisahkan diri, Nagorny-Karabakh, yang didukung oleh Armenia, makin memanas usai pengumuman pengerahan militer kedua pihak.
Setidaknya 23 orang tewas dalam pertempuran.
Setidaknya 23 orang tewas dalam pertempuran.
Kedua pihak juga saling mengklaim warga sipilnya tewas dalam serangan.
Kedua pihak juga saling mengklaim warga sipilnya tewas dalam serangan.
Pengamat memprediksi kawasan Kaukasus kini di ambang perang besar.
Pengamat memprediksi kawasan Kaukasus kini di ambang perang besar.
Berbagai pihak di dunia pun meminta kepada dua negara pecahan Uni Soviet tersebut untuk menghentikan konflik dan duduk semeja.
Berbagai pihak di dunia pun meminta kepada dua negara pecahan Uni Soviet tersebut untuk menghentikan konflik dan duduk semeja.

Perang Armenia-Azerbaijan Pecah di Nagorny Karabakh

Internasional konflik armenia-azerbaijan
28 September 2020 12:57
Baku: Sedikitnya 23 orang, warga sipil dan militer dilaporkan tewas ketika perang antara Armenia dan Azerbaijan pecah di kawasan Nagorny Karabakh, Minggu, 27 September 2020, waktu setempat.

Konflik terpanas sejak 2016 itu berpotensi menjadi gesekan skala besar, dengan PBB hingga Amerika Serikat (AS) menyerukan perundingan.

Adapun akar perselisihan ini terjadi karena masalah teritorial Nagorny Karabakh, di mana Yerevan mendukung kelompok pemberontak di sana.

Kantor jaksa agung Azerbaijan menyatakan, lima orang anggota keluarga tewas ketika separatis Armenia mengebom desa bernama Gashalty. Sementara separatis di Karabakh menuturkan, 16 anggota mereka, seorang perempuan dan satu anak-anak tewas, serta 100 lainnya terluka.

Kedua pihak juga saling mengklaim warga sipilnya tewas dalam serangan. Pengamat memprediksi kawasan Kaukasus kini di ambang perang besar.

Dikutip dari AFP, memanasnya konflik kedua pihak, menurut Kepresidenan Karabakh, bermula saat Azerbaijan memulai pemboman secara aktif di sepanjang garis depan Karabakh Minggu, pagi. Yang jadi sasarannya adalah wilayah sipil, termasuk kota utama kawasan itu, Stepanakert. 

Berbagai pihak di dunia pun meminta kepada dua negara pecahan Uni Soviet tersebut untuk menghentikan konflik dan duduk semeja. AFP Photo

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif