Nablus: Seorang anggota badan intelijen Palestina yang ditembak tentara Israel dimakamkan di Kota Al-Lubban al-Sharqiya, dekat Nablus, Selasa, 12 Mei 2021.
Sebelumnya, seorang warga Palestina tewas dan satu lainnya terluka oleh tembakan tentara Israel di utara Tepi Barat yang diduduki pada hari Selasa.
Keduanya adalah anggota badan intelijen Palestina dan ditembak di pos pemeriksaan militer dekat kota Nablus, kata sumber itu tanpa memberikan rincian.
Tentara Israel sebelumnya melaporkan percobaan penembakan dengan mobil di Tapuah Junction dekat Nablus. "Dua penyerang dinetralkan di tempat kejadian. Tidak ada cedera IDF yang dilaporkan," katanya.
Sumber keamanan Palestina mengidentifikasi pria yang terbunuh sebagai Ahmed Daraghmeh, 30, dari Kota al-Lubban al-Sharqiya.
Insiden itu terjadi ketika Israel melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai tanggapan atas rentetan roket yang ditembakkan ke Israel oleh militan Palestina.
Sedikitnya 30 warga Palestina dan tiga warga Israel tewas dalam kekerasan itu sejak Senin, 10 Mei 2021 malam.
Ratusan orang, sebagian besar warga Palestina, terluka dalam bentrokan Jumat, 7 Mei 2021 dengan pasukan keamanan Israel di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem dan di tempat lain di kota itu.
Kekerasan di hari-hari terakhir bulan suci Ramadan telah dipicu oleh gugatan antara keluarga pengungsi Palestina dan pemukim Yahudi yang berusaha untuk mengambil alih kepemilikan rumah di Yerusalem Timur yang diduduki Israel.
Lebih banyak aksi unjuk rasa diadakan di seluruh Tepi Barat pada hari Selasa. Menurut Bulan Sabit Merah Palestina, bentrokan dengan pasukan keamanan Israel menyebabkan 245 orang terluka. AFP PHOTO/Abbas Momani Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News