Para pecinta hewan India berduka atas matinya seekor harimau betina paling terkenal di negara tersebut, akhir pekan lalu.
Para pecinta hewan India berduka atas matinya seekor harimau betina paling terkenal di negara tersebut, akhir pekan lalu.
Petugas konservasi, Kamis, 20 Januari 2022, dengan lembut membawa tubuh Collarwali ke atas tumpukan kayu pemakaman yang dihias dengan bunga untuk upacara kremasinya.
Petugas konservasi, Kamis, 20 Januari 2022, dengan lembut membawa tubuh Collarwali ke atas tumpukan kayu pemakaman yang dihias dengan bunga untuk upacara kremasinya.
Collarwali yang dijuluki 'supermum' oleh pers lokal karena melahirkan hampir 30 anak, mati dengan tenang pada Sabtu, 15 Januari 2022, setelah mengalami masalah di ususnya.
Collarwali yang dijuluki 'supermum' oleh pers lokal karena melahirkan hampir 30 anak, mati dengan tenang pada Sabtu, 15 Januari 2022, setelah mengalami masalah di ususnya.

Duh! Harimau Legendaris di India Mati

Internasional India Satwa Langka Hewan Langka
20 Januari 2022 16:06
Jakarta: Para pecinta hewan India sedang berduka atas matinya seekor harimau betina paling terkenal di negara tersebut, akhir pekan lalu.

Collarwali yang dijuluki 'supermum' oleh pers lokal karena melahirkan hampir 30 anak, mati dengan tenang pada Sabtu, 15 Januari 2022, setelah mengalami masalah di ususnya.

Petugas konservasi, Kamis, 20 Januari 2022, dengan lembut membawa tubuh Collarwali ke atas tumpukan kayu pemakaman yang dihias dengan bunga untuk upacara kremasinya.

"Harimau itu sangat populer di cagar alam dan dengan masyarakat setempat," Alok Mishra, direktur lapangan Cagar Alam Harimau Pench di negara bagian Madhya Pradesh, mengatakan kepada AFP. "Semua orang tahu tentang dia."

Collarwali mendapatkan ketenaran karena berhasil meningkatkan populasi harimau lokal, dan menarik pengunjung dari seluruh India ke Cagar Alam Harimau Pench, daerah yang konon menjadi inspirasi untuk antologi Jungle Book karya Rudyard Kipling.

Dari 29 anak yang dia lahirkan selama hidupnya, 25 selamat sampai dewasa.

Nama anehnya -- With Collar dalam bahasa Inggris -- berasal dari proyek penelitian yang dilakukan di taman alam saat ia masih bayi.

"Dia adalah harimau pertama yang mendapatkan kalung di cagar alam itu," kata Mishra. "Itulah alasan mengapa dia menjadi sangat terkenal... kalung itu memastikan bahwa dia didokumentasikan dengan sangat baik dan terkenal."

India adalah rumah bagi sekitar 75 persen harimau yang tersisa di dunia, tetapi perburuan dan hilangnya habitat telah memangkas populasi ke tingkat yang sangat rendah.

Rekaman Collarwali berkeliaran di habitatnya dibagikan di media sosial setelah berita kematiannya, bersama dengan curahan penghormatan yang tulus.

"Pencinta dan penggemar satwa liar akan mengerti betapa memilukannya, ketika harimau betina yang agung terdiam selamanya," tulis seorang pengguna di Twitter.

"RIP, Queen of Pench. Kamu panjang umur dan anggun," sahut yang lain. "Kamu menguasai rantai makanan dan karena kamu seluruh hutan hidup." AFP/PHOTO/Pench Tiger Reserve/Bright Tiger Films/Madhya Pradesh Forest Department

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif