Mantan insinyur Google, Anthony Levandowski dijebloskan ke penjara selama 18 bulan karena mencuri rahasia dagang Google terkait mobil swakemudi. Kasus itu terjadi sebelum Levandowski menjabat kepala divisi di UBER pada 2016. Sebelumnya, jaksa menuntut hukuman penjara 27 bulan untuk Levandowski.
Mantan insinyur Google, Anthony Levandowski dijebloskan ke penjara selama 18 bulan karena mencuri rahasia dagang Google terkait mobil swakemudi. Kasus itu terjadi sebelum Levandowski menjabat kepala divisi di UBER pada 2016. Sebelumnya, jaksa menuntut hukuman penjara 27 bulan untuk Levandowski.
William Alsup, Hakim di San Francisco AS, mengatakan bahwa hukuman kepada Levandowski telah dijatuhkan pada Selasa, 4 Agustus, namun penahanan akan dilakukan setelah pandemi covid-19 mereda.
William Alsup, Hakim di San Francisco AS, mengatakan bahwa hukuman kepada Levandowski telah dijatuhkan pada Selasa, 4 Agustus, namun penahanan akan dilakukan setelah pandemi covid-19 mereda.
Levandowski diketahui mentransfer lebih dari 14.000 file dari Google ke laptop pribadinya, termasuk jadwal pengembangan dan desain produk sebelum meninggalkan perusahaan itu kemudian bergabung UBER.
UBER memecat Levandowski pada 2017.
Levandowski diketahui mentransfer lebih dari 14.000 file dari Google ke laptop pribadinya, termasuk jadwal pengembangan dan desain produk sebelum meninggalkan perusahaan itu kemudian bergabung UBER. UBER memecat Levandowski pada 2017.
Levandowski kemudian mengajukan pailit pada Maret karena hutang USD179 juta kepada Google Alphabet Inc atas tindakannya itu.
Levandowski kemudian mengajukan pailit pada Maret karena hutang USD179 juta kepada Google Alphabet Inc atas tindakannya itu.

Mantan Insinyur Google Divonis 18 Bulan Penjara

Internasional
07 Agustus 2020 15:15
California: Mantan insinyur Google, Anthony Levandowski dijebloskan ke penjara selama 18 bulan karena mencuri rahasia dagang Google terkait mobil swakemudi. Kasus itu terjadi sebelum Levandowski menjabat kepala divisi di UBER pada 2016. Sebelumnya, jaksa menuntut hukuman penjara 27 bulan untuk Levandowski.

William Alsup, Hakim di San Francisco AS, mengatakan bahwa hukuman kepada Levandowski telah dijatuhkan pada Selasa, 4 Agustus, namun penahanan akan dilakukan setelah pandemi covid-19 mereda.

Hakim berusia 75 tahun yang beberapa kali menangani sengketa dagang dalam industri teknologi itu menyebut kasus Levandowski sebagai kejahatan rahasia dagang terbesar yang pernah dia lihat.

Alsup mengatakan hukuman penjara yang singkat akan memberikan lampu hijau bagi setiap insinyur brilian masa depan untuk mencuri rahasia dagang. "Miliaran (dolar) di masa depan sedang bermain, dan ketika insentif keuangan semacam itu ada, orang baik akan melakukan hal-hal buruk, dan itulah yang terjadi di sini," kata Alsup.

Levandowski meminta keringanan berupa hukuman kurungan di rumah selama setahun karena menderita pneumonia yang rentan terpapar covid-19.

Selain itu, pengacara Levandowski meminta hakim mempertimbangkan bahwa penyelidik tidak menemukan bukti Levandowski menggunakan salah satu rahasia dagang Google setelah meninggalkan pekerjaan Google.

Levandowski mentransfer lebih dari 14.000 file dari Google ke laptop pribadinya, termasuk jadwal pengembangan dan desain produk sebelum meninggalkan perusahaan itu kemudian bergabung UBER.
UBER memecat Levandowski pada 2017.

Levandowski kemudian mengajukan pailit pada Maret karena hutang USD179 juta kepada Google Alphabet Inc atas tindakannya itu. AFP PHOTO/Getty Images North America/Justin Sullivan

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif