Jakarta: Seorang aktivis demokrasi Taiwan yang dipenjara di Tiongkok selama lima tahun, kembali ke rumah pada Jumat, 14 April 2022. Lee dipenjara oleh pengadilan di Tiongkok tengah pada November 2017 atas tuduhan menumbangkan kekuasaan negara.
Jakarta: Seorang aktivis demokrasi Taiwan yang dipenjara di Tiongkok selama lima tahun, kembali ke rumah pada Jumat, 14 April 2022. Lee dipenjara oleh pengadilan di Tiongkok tengah pada November 2017 atas tuduhan menumbangkan kekuasaan negara.

Media lokal menyiarkan langsung rekaman kedatangan Lee Ming-che di Taiwan melalui penerbangan Xiamen Air, dengan mengenakan pakaian pelindung pandemi ke dalam mobil. Lee selanjutnya akan melakukan karantina  yang diwajibkan untuk semua orang yang memasuki Taiwan.
Media lokal menyiarkan langsung rekaman kedatangan Lee Ming-che di Taiwan melalui penerbangan Xiamen Air, dengan mengenakan pakaian pelindung pandemi ke dalam mobil. Lee selanjutnya akan melakukan karantina yang diwajibkan untuk semua orang yang memasuki Taiwan.

Aktivis Taiwan Bebas setelah 5 Tahun Mendekam di Penjara Tiongkok

Internasional politik taiwan politik tiongkok Tiongkok taiwan tiongkok-taiwan
15 April 2022 15:10
Jakarta: Seorang aktivis demokrasi Taiwan yang dipenjara di Tiongkok selama lima tahun, kembali ke rumah pada Jumat, 14 April 2022, setelah menjalani hukuman penuhnya dalam kasus yang membuat hubungan kedua negara bertetangga itu tegang.

Media lokal menyiarkan langsung rekaman kedatangan Lee Ming-che di Taiwan melalui penerbangan Xiamen Air dengan mengenakan pakaian pelindung pandemi ke dalam mobil.

Lee dipenjara oleh pengadilan di Tiongkok tengah pada November 2017 atas tuduhan menumbangkan kekuasaan negara.

Dia ditangkap pada Maret tahun itu selama perjalanan ke daratan dan ditahan tanpa komunikasi selama berbulan-bulan, sebelum nasibnya akhirnya terungkap.

Pemerintah Taiwan menyebut pemenjaraan Lee tidak dapat diterima dan merupakan pukulan serius bagi hubungan dengan Beijing, sementara istrinya Lee Ching-yu menggambarkan persidangannya sebagai pertunjukan politik.

Koalisi LSM Taiwan yang telah mengkampanyekan pembebasannya menerbitkan sebuah pernyataan sebagai tanggapan atas kembalinya Lee.

"Kami telah mempertahankan selama ini bahwa Lee tidak bersalah karena dia hanya membuat komentar di internet tentang hak asasi manusia dan masyarakat sipil di Tiongkok," bunyi pernyataan itu.

Lee Ching-yu mengatakan dia hanya mengetahui tentang pembebasan suaminya dari media dalam sebuah posting Facebook pada hari Kamis.

Dia mengatakan mereka berencana mengadakan konferensi pers setelah Lee menyelesaikan masa karantina Covid yang diwajibkan oleh semua orang yang memasuki Taiwan.

Lee Ching-yu untuk sementara dilarang mengunjungi suaminya setelah mengkritik kondisi penjara, mengutip pemberitahuan dari pihak berwenang yang menuduhnya melakukan penyimpangan fakta yang serius.

Dia mengatakan suaminya kehilangan berat badan karena makanan sering busuk dan bahwa dia tidak diberi pakaian hangat dan harus bekerja lebih dari sepuluh jam setiap hari.

Selama persidangannya, Lee mengaku bersalah, menyatakan bahwa dia telah menulis dan mendistribusikan artikel online yang mengkritik Partai Komunis Tiongkok yang berkuasa dan mempromosikan demokrasi.

Menurut Asosiasi Hak Asasi Manusia Taiwan, dia telah berbagi pengalaman demokrasi Taiwan dengan teman-teman Tiongkok-nya secara online selama bertahun-tahun dan sering mengirimkan buku kepada mereka. AFP PHOTO/Sunny Fan

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif