Seorang warga membersihkan lumpur yang menggenangi rumahnya setelah hujan deras di Charikar, Provinsi Parwan pada Rabu, 26 Agustus 2020.
Seorang warga membersihkan lumpur yang menggenangi rumahnya setelah hujan deras di Charikar, Provinsi Parwan pada Rabu, 26 Agustus 2020.
Sedikitnya 46 orang tewas dan ratusan rumah hancur akibat banjir bandang saat hujan deras melanda sebuah kota di utara Kabul, Ibu Kota Afghanistan, Rabu, 26 Agustus 2020.
Sedikitnya 46 orang tewas dan ratusan rumah hancur akibat banjir bandang saat hujan deras melanda sebuah kota di utara Kabul, Ibu Kota Afghanistan, Rabu, 26 Agustus 2020.
Operasi penyelamatan sedang dilakukan untuk mengevakuasi orang-orang yang terperangkap di reruntuhan bangunan yang roboh di Charikar, Ibu Kota Provinsi Parwan, yang dilanda hujan lebat semalam.
Operasi penyelamatan sedang dilakukan untuk mengevakuasi orang-orang yang terperangkap di reruntuhan bangunan yang roboh di Charikar, Ibu Kota Provinsi Parwan, yang dilanda hujan lebat semalam.
Kementerian Penanggulangan Bencana menyatakan, banjir bandang juga dilaporkan terjadi di provinsi lain - termasuk Nangarhar, Panjshir, Wardak, Loghar, Paktika dan Kapisa - tetapi tidak ada laporan korban jiwa.
Kementerian Penanggulangan Bencana menyatakan, banjir bandang juga dilaporkan terjadi di provinsi lain - termasuk Nangarhar, Panjshir, Wardak, Loghar, Paktika dan Kapisa - tetapi tidak ada laporan korban jiwa.

Banjir Bandang Terjang Afghanistan, 46 Orang Tewas

26 Agustus 2020 15:54
Kabul: Sedikitnya 46 orang tewas dan ratusan rumah hancur akibat banjir bandang saat hujan deras melanda sebuah kota di utara Kabul, Ibu Kota Afghanistan, Rabu, 26 Agustus 2020.

Operasi penyelamatan sedang dilakukan untuk mengevakuasi orang-orang yang terperangkap di reruntuhan bangunan yang roboh di Charikar, Ibu Kota Provinsi Parwan, yang dilanda hujan lebat semalam.

"Ada dua keluarga di lingkungan kami yang masih berada di bawah reruntuhan," kata Abdul Majid, warga Charikar kepada jaringan televisi Tolo News. "Kami membutuhkan lebih banyak petugas penyelamat untuk membantu kami."

Kementerian Kesehatan Umum mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sedikitnya 46 orang tewas dan sekitar 80 lainnya luka-luka di Parwan.

Wahida Shahkar, juru bicara gubernur wilayah itu, menyebutkan korban tewas 66, sementara lebih dari 90 terluka, dan lebih dari 500 rumah hancur.

"Kami mendapat laporan bahwa masih ada orang yang terperangkap di bawah puing-puing," kata Tamim Azimi, juru bicara Kementerian Penanggulangan Bencana.

Gambar di jejaring media sosial menunjukkan mobil dan gerobak mengambang di sepanjang jalan yang dipenuhi air berlumpur.

Kementerian Penanggulangan Bencana menyatakan, banjir bandang juga dilaporkan terjadi di provinsi lain - termasuk Nangarhar, Panjshir, Wardak, Loghar, Paktika dan Kapisa - tetapi tidak ada laporan korban jiwa.

Presiden Ashraf Ghani memerintahkan bantuan darurat untuk dikirim ke Charikar, kata istana presiden dalam sebuah pernyataan. AFP PHOTO/Sahel Arman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Internasional afghanistan bencana banjir